Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali dipercaya sebagai mitra strategis dalam penyaluran donasi kemanusiaan. Kali ini, Pherini Indonesia secara resmi menggandeng lembaga tersebut untuk mendistribusikan bantuan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatra. Kolaborasi ini menekankan pada pentingnya pengelolaan donasi yang transparan, amanah, dan terukur.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat dan bantuan sosial di Indonesia, Baznas memegang peranan kunci dalam memastikan bantuan sampai ke titik yang paling membutuhkan.
Melalui mekanisme dan program kemanusiaan yang telah teruji, Baznas menyediakan sistem yang akuntabel bagi sektor korporasi yang ingin menjalankan tanggung jawab sosialnya secara profesional.
Head of Brand Pherini Indonesia, Aditya, menyatakan bahwa kredibilitas Baznas menjadi alasan utama dibalik kerja sama ini. Perusahaan ingin memastikan bahwa kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui brand mereka dikelola oleh lembaga yang memiliki pengalaman luas.
“Melalui donasi ini, Pherini Indonesia ingin hadir bukan hanya sebagai brand, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang peduli. Kami bekerja sama dengan Baznas agar donasi yang terkumpul dapat disalurkan secara amanah dan tepat sasaran untuk saudara-saudara kita di Sumatra,” ujar Aditya.
Lebih lanjut, kolaborasi ini memungkinkan dampak bantuan dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan. Dengan jaringan Baznas yang tersebar di berbagai daerah, kendala logistik dan identifikasi penerima manfaat di Sumatra dapat teratasi dengan lebih efisien. Hal ini sejalan dengan komitmen Pherini Indonesia untuk menjaga nilai kepedulian sosial yang diwujudkan secara konsisten.
Kepercayaan Pherini Indonesia kepada Baznas juga menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara sektor swasta dan lembaga resmi negara dalam menangani situasi sulit di daerah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong standar baru dalam praktik tanggung jawab sosial perusahaan yang mengedepankan profesionalitas.
Ke depan, model kolaborasi strategis dengan Baznas ini akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan. Pherini Indonesia meyakini bahwa melalui sistem penyaluran yang tepat seperti yang dimiliki Baznas, kontribusi kolektif akan membawa perubahan besar bagi kemanusiaan. (Z-1)
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
BANJIR melanda sejumlah titik di Jakarta. BPBD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Minggu, (18/1) hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 19 RT di Jakarta Barat terendam banjir, bantuan juga diberikan
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat malam (9/1) mendorong respons cepat dari berbagai pihak.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Menyongsong bulan Ramadan, Wakil Ketua Formasi, Norita, mengajak masyarakat untuk menyisihkan rezeki guna memenuhi kebutuhan mendasar lainnya bagi para penyintas bencana Sumatra.
BPMI dan Istiqlal Global Fund (IGF) menunjukkan aksi kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan dari jemaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengatakan, dari total 18 unit huntara, tiga unit telah dihuni warga Desa Gedumbak
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
SATUAN Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkapkan empat permasalahan utama yang harus segera dituntaskan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatra.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved