Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemprov Sulbar Pastikan Stok Infus untuk Libur Nataru Aman dan Tercukupi

Lina Herlina
23/12/2025 15:30
Pemprov Sulbar Pastikan Stok Infus untuk Libur Nataru Aman dan Tercukupi
(MI/Lina Herlina)

MENANGGAPI isu kelangkaan yang sempat viral, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan ketersediaan stok infus di Rumah Sakit Regional dalam kondisi aman dan mencukupi untuk menghadapi puncak pelayanan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Jaminan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, usai melakukan peninjauan mendadak, Senin (22/12) malam.

Peninjauan yang digelar malam hari itu merupakan respons cepat Pemprov terhadap kabar yang beredar mengenai kekosongan stok infus di rumah sakit utama tersebut. 

Dalam kunjungannya, Wagub Salim S. Mengga mengecek langsung gudang logistik dan berkoordinasi dengan manajemen RS.

“Kami pastikan ketersediaan infus aman. Tidak boleh ada gangguan pelayanan, apalagi di masa libur panjang seperti Nataru. Kami sudah bergerak cepat berkoordinasi dengan rumah sakit dan pemasok untuk memastikan distribusi kembali normal,” tegas Salim.

Ia menekankan prinsip antisipatif pemerintah. “Pelayanan kesehatan tidak boleh menunggu viral dulu baru bertindak. Pemerintah harus hadir lebih cepat dari masalah. Ini komitmen kami untuk pelayanan yang lebih profesional dan responsif,” tambahnya.

Bachtiar, Staf Bagian Penunjang RS Regional Sulbar, memberikan klarifikasi sekaligus data riil ketersediaan stok. Ia menjelaskan bahwa kondisi kosong sesaat yang ramai dibicarakan terjadi akibat keterlambatan pengiriman dari distributor, bukan karena kelangkaan secara nasional.

“Saat ini, stok di gudang kami aman dengan 2.000 botol infus siap pakai. Selain itu, ada tambahan 5.000 botol lagi yang sedang dalam proses pengiriman dan akan segera tiba. Dengan jumlah ini, kami pastikan layanan kesehatan selama periode Nataru berjalan lancar,” jelas Bachtiar.

Insiden ini menjadi pengingat bagi sistem logistik kesehatan daerah. Wagub Salim mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan memperkuat sistem early warning untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di fasilitas kesehatan lain.

Pemerintah Daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah atau konfirmasi langsung ke fasilitas kesehatan terkait.

Dengan dipastikannya ketersediaan logistik kritis ini, Pemprov Sulbar berharap seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat dapat menyambut libur akhir tahun dengan lebih tenang, tanpa khawatir terhadap gangguan layanan kesehatan dasar. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik