Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mendes PDTT Apresiasi Pemberdayaan Desa di Lamongan

M Ahmad Yakub
22/12/2025 22:09
Mendes PDTT Apresiasi Pemberdayaan Desa di Lamongan
(MI/Ahmad Yakub)

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI mengapresiasi berbagai upaya pemberdayaan yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan. Pada 2025, sebanyak 185 desa berstatus maju dan 277 lainnya menduduki status mandiri.

Hal itu disampikan Kemendes PDTT RI Yandri Susanto saat melaksanakan kunjungan kerja bersama pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi) Merah Putih, di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Plosowahyu, Turi, Lamongan, Senin (22/12). 

Menteri Yandri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pemberdayaan desa. Karena jumlah desa di Kabupaten Lamongan tergolong paling tinggi di Jawa Timur, yakni 462 desa dan 12 kelurahan.

Keberhasilan pemberdayaan dapat dilihat dari status desa. Pada tahun 2025, sebanyak 185 desa di Kabupaten Lamongan menduduki status maju. Dan 277 diantaranya menduduki status mandiri.

Menurut Mendes, pemberdayaan desa sangat penting. Karena memiliki dampak langsung dalam membantu mengentas kemiskinan. Hadirnya KDMP diyakini mampu memperbaiki dan mengakselerasi lembaga perekonomian di pedesaan.

"Pemberdayaan desa bersifat sangat penting, karena memiliki dampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Saat ini lembaga perekonomian di desa sedang diupayakan optimal melalui KDMP dan Bumdes," kata Mendes.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ahmad Riza, Sekretaris Utama BNN RI Tantan Sulistyana, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua Umum Apdesi MP Anwar Sadat, Ketua DPD RI Suktan Bachtiar, Direktur Fasilitasi Kerjasama LPD dan BPD Kementerian Dalam Negeri Zanariah, dan Kepala BNNP Jawa Timur Budi Mulyanto. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik