Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pemkot Bengkulu Siagakan Posko Bencana di Pantai Panjang Selama Libur Nataru

Marliansyah
22/12/2025 15:57
Pemkot Bengkulu Siagakan Posko Bencana di Pantai Panjang Selama Libur Nataru
.(MI/Marliansyah)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi akan membuka posko siaga bencana di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Pantai Panjang selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya percepatan penanganan keadaan darurat, mengingat adanya potensi lonjakan aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan di salah satu ikon wisata unggulan di Provinsi Bengkulu tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menjelaskan bahwa keberadaan posko tersebut sangat krusial sebagai respons dini terhadap potensi risiko bencana di pusat keramaian. 

"Posko siaga difokuskan pada titik-titik rawan di kawasan wisata Pantai Panjang yang diprediksi akan dipadati pengunjung selama libur Nataru," ujar I Made Ardana saat memberikan keterangan resmi di Bengkulu, Senin (22/12). 

Menurutnya, pengawasan terpadu di lokasi wisata merupakan prioritas utama demi menjamin keamanan publik.

Guna mendukung operasional posko, BPBD menyiagakan puluhan personel yang akan bersinergi dengan instansi terkait lainnya. Tim gabungan ini ditugaskan untuk melakukan pengawasan ketat serta patroli rutin di sepanjang garis pantai TWA Pantai Panjang. 

Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memantau langsung dinamika aktivitas masyarakat sekaligus memberikan respons cepat jika terjadi situasi darurat yang tidak diinginkan.

I Made Ardana secara tegas menginstruksikan para personel untuk memberikan imbauan mengenai larangan aktivitas berbahaya bagi wisatawan. 

"BPBD juga menegaskan larangan bagi pengunjung untuk mandi atau berenang di Pantai Panjang," imbuhnya. 

Larangan tersebut dikeluarkan mengingat karakteristik gelombang Pantai Panjang yang memiliki risiko kecelakaan laut sangat tinggi, terlebih saat kondisi pantai sedang dipadati oleh pengunjung dalam jumlah besar.

Selain kewaspadaan terhadap ancaman kecelakaan laut, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan diri dan disiplin selama berwisata. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta tetap menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas di ruang publik. 

Sinergi antara kesiapsiagaan petugas dan kepatuhan wisatawan diharapkan dapat mewujudkan momen libur akhir tahun di Bengkulu yang aman, tertib, dan terkendali. (MY/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya