Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Polda Kalsel Terjunkan 4.300 Personel Gabungan Amankan Nataru

Denny Susanto
19/12/2025 19:07
Polda Kalsel Terjunkan 4.300 Personel Gabungan Amankan Nataru
.(MI/Denny Susanto)

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mengerahkan sedikitnya 3.800 personel Polri dibantu 535 personel TNI untuk mengawal kelancaran libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), sekaligus peringatan wafat (Haul) ke-21 ulama karismatik KH Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul.

Kapolda Kalsel, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa fokus utama operasi tahun ini adalah mitigasi kemacetan ekstrem dan penyediaan fasilitas dasar bagi jutaan jemaah. Haul yang jatuh pada 5 Rajab atau bertepatan dengan 28 Desember 2025 tersebut diperkirakan akan menyedot hingga tiga juta orang jemaah dari dalam dan luar negeri.

Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, titik krusial berada pada kemacetan parah di akses menuju Sekumpul, Martapura, dan Jalan Trans Kalimantan yang bisa berlangsung selama berhari-hari.

“Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan kebijakan satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan. Sosialisasi jalur alternatif harus dilakukan sejak dini agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik,” tegas Irjen Pol Rosyanto usai Apel Gelar Pasukan Operasi Intan di Markas Polda Kalsel, Jumat (19/12).

Di sisi regulasi, Gubernur Kalsel, Muhidin, telah menerbitkan Surat Edaran terkait pembatasan operasional kendaraan besar. Kecuali angkutan sembako dan BBM, seluruh armada angkutan berat (semen, alat berat, dll) dilarang beroperasi pada H-2 hingga H+2 pelaksanaan haul.

Mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat, Gubernur Muhidin mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri menuju pusat kegiatan di Langgar Ar-Raudhah, Martapura.

“Jemaah sangat melimpah, mencapai jutaan orang. Kami sarankan masyarakat mengikuti prosesi haul melalui saluran YouTube panitia di posko-posko atau rest area yang disediakan sepanjang jalan. Insyaallah keberkahannya tetap sama tanpa harus terjebak kemacetan parah,” kata Muhidin.

Perwakilan Tim Induk Panitia Haul, Haji Abdel, memaparkan bahwa kekuatan pengamanan swadaya tahun ini sangat masif. Tercatat sebanyak 42.161 relawan telah terdaftar untuk membantu di lapangan. Selain itu, terdapat 525 posko yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Selatan untuk memfasilitasi kebutuhan jemaah, mulai dari tempat istirahat hingga layanan kesehatan ringan.

Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan puluhan ribu relawan ini diharapkan mampu memastikan perhelatan keagamaan terbesar di Kalimantan ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. (DY/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik