Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek, Jumat (19/12). Langkah tegas ini diambil sebagai upaya cipta kondisi guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pemusnahan dilakukan secara simbolis di halaman kantor Satpol PP Sidoarjo dengan cara menuangkan isi botol ke dalam drum pembuangan. Tercatat sebanyak 1.407 botol miras dari berbagai jenis—mulai dari arak tradisional, bir, hingga anggur merah—dimusnahkan dalam giat tersebut.
Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, mengungkapkan bahwa ribuan botol miras tersebut merupakan hasil tangkapan dari rangkaian razia intensif di berbagai titik di Kabupaten Sidoarjo selama beberapa bulan terakhir. Mayoritas barang bukti disita dari tempat usaha yang tidak mengantongi izin resmi penjualan minuman beralkohol.
“Ribuan botol ini kami sita dari penjual yang melanggar aturan perizinan. Kami melihat peredaran miras di wilayah Sidoarjo sudah mulai meresahkan, karena banyak ditemukan di tempat-tempat seperti warung kopi (warkop) dan kafe yang seharusnya tidak menjual minuman keras,” tegas Yany.
Penertiban ini merujuk pada upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menekan angka kriminalitas dan gangguan ketertiban yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol, terutama pada malam pergantian tahun. Satpol PP berkomitmen untuk menindak tegas pelaku usaha yang nekat melanggar aturan distribusi miras.
“Kami terus berupaya mengantisipasi peredaran miras ilegal. Tindakan penyitaan ini adalah bentuk penegakan hukum karena mereka jelas melanggar peraturan daerah yang berlaku,” tambahnya.
Menjelang puncak libur Nataru, Satpol PP Sidoarjo dipastikan akan semakin mengintensifkan operasi serupa. Pengawasan akan diperketat pada lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi titik peredaran miras tanpa izin guna memastikan wilayah Sidoarjo tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. (HS/P-5)
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Banjir yang menggenangi areal sekolah ini sudah terjadi sejak akhir November 2025 lalu dan belum surut hingga sekarang.
Beragam sajian kesenian lokal akan tampil sepanjang acara, mulai dari jaranan HIPREJS, Tari Massal Remo Munali Patah dengan puluhan penari serta Ludruk Opera Sekar Kawedhar.
Operasi yang merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Semeru 2025 ini dilakukan secara acak dengan menyasar para pengemudi dan kru bus
Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Sidoarjo.
Angin kencang juga memporak-porandakan gudang barang bekas, rumah makan, dan tempat pemancingan di Desa Prasung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved