Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA korban terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Taming, Aceh, hingga kini masih mengalami krisis pangan, air bersih, hingga listrik. Juru Bicara Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengakui hingga saat ini bantuan untuk korban banjir jauh dari kata cukup.
Penyebabnya antara lain adalah pasokan barang bantuan mengandalkan tenaga helikopter untuk proses pengangkutannya. Di sisi lain, jumlah helikopter sangat minim.
Sementara itu, baik dari segi kapasitas maupun intensitas pun helikopter tak mampu mengangkut dalam jumlah besar. Murthalamuddin mencontohkan, dalam satu kali pengangkutan bantuan, helikopter hanya bisa mengangkut barang sebanyak 300 kg. Selain itu, satu helikopter hanya mampu beroperasi sebanyak 15 sampai 16 rit mengantar bantuan.
Kapasitas yang terbatas dan jumlah helikopter yang minim itu membuat belum seluruh daerah tersentuh bantuan dengan optimal. Padahal, jumlah luas wilayah yang terdampak banjir bandang sangat luar biasa.
"Dropping dengan udara jelas belum mencukupi. Dengan intensitas terbang sangat rendah seperti itu, daya angkut cuma 300 kg, bagaimana mungkin bisa mencukupi dengan kecakupan wilayah sangat luas," tutur Murthalamuddin kepada Media Indonesia, Kamis (18/12).
Hingga saat ini, masyarakat Aceh pun sangat bergantung pada keberadaan relawan dari berbagai organisasi dan daerah dari seluruh Tanah Air.
Dikatakan Murthalamuddin, sekarang relawan adalah tenaga yang diandalkan untuk membantu dan mengangkut barang. Baik dari batuan donatur atau logistik pemerintah.
Tanpa kerja keras relawan utuk menyalurkan bantuan pemerintah dan sumbangan pihak lain, itu akan lebih parah lagi di lokasi. Karena personel dari pemerintah masih sangat sedikit. (MR/E-4)
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyambut malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Aceh.
"SAYA bersyukur situasi sudah mulai membaik. Walaupun kita masih prihatin, kita terus bekerja keras agar pemulihan bisa segera tercapai.”
BANJIR yang meluluhlantakkan Aceh dan Sumatra. Penderitaan para korban masih saja terus berlangsung dan bahkan bertambah lagi bermunculan persoalan baru.
Basarnas hingga Sabtu (6/12), pihaknya telah mengevakuasi 1.468 korban bencana banjir di Aceh. Sebanyak 1.294 orang selamat, 174 orang meninggal dunia, dan 18 masih hilang.
Bencana ini memicu respons cepat dari pemerintah kota, organisasi kemanusiaan, hingga sejumlah perusahaan swasta yang berpartisipasi dalam bantuan darurat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved