Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja maraton ke sejumlah titik terdampak bencana di Sumatra Barat, Kamis (18/12). Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian bagi pengungsi serta pemulihan jalur logistik nasional yang lumpuh.
Agenda diawali dengan meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Kayu Pasak, Palembayan, Kabupaten Agam. Kehadiran Kepala Negara menjadi sinyal kuat bahwa pemenuhan kebutuhan dasar penyintas merupakan prioritas utama.
“Di sana beliau menengok para pengungsi yang mulai hari ini sudah dibangunkan hunian sementara. Saat ini, fokus penanganan di Sumatera Barat memang diarahkan pada penyediaan hunian sementara,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (18/12).
Prasetyo menambahkan, pemerintah pusat tengah mengkaji opsi relokasi bagi warga terdampak. Jika lahan dan kondisi memungkinkan, pemerintah akan segera membangun hunian tetap (huntap) guna menjamin keberlangsungan hidup warga dalam jangka panjang.
Percepat Pembangunan 35 Jembatan Bailey
Dari Palembayan, Presiden Prabowo bertolak ke Desa Kayu Tanam untuk meninjau jembatan Bailey yang dibangun oleh personel TNI bersama masyarakat. Jembatan ini menjadi urat nadi penghubung yang sempat terputus total akibat bencana.
“Kurang lebih ada 35 jembatan Bailey di seluruh wilayah terdampak yang saat ini proses pengerjaannya sedang kita kebut,” tegas Prasetyo.
Percepatan infrastruktur darurat ini dinilai menjadi kunci pemulihan ekonomi kawasan. Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan teknis perbaikan jalan nasional di kawasan Lembah Anai yang merupakan jalur utama Padang-Bukittinggi.
“Ini merupakan jalan nasional yang beliau minta untuk segera dipercepat perbaikannya, sehingga jalur utama dari Padang menuju Bukittinggi dapat segera tersambung kembali,” pungkas Prasetyo. (Bob/P-2)
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum. Ibaratnya seperti air di sungai pada umumnya,”
Prosesi pemakaman enam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum teridentifikasi digelar dengan penuh khidmat, Rabu (7/1).
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap pertama bagi jemaah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Setiap unit memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 2.000 liter air minum per hari dan akan ditempatkan di titik-titik prioritas sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
Ratusan unit huntara tersebut tersebar di Kecamatan Baktiya sebanyak 215 unit, Baktiya Barat 5 unit, Dewantara 115 unit, Sawang 241 unit, dan Kecamatan Seunuddon 135 unit.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
BANJIR besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 berdampak luas terhadap permukiman warga. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, salah satunya.
Pasca serah terima, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan menjalankan mekanisme pengelolaan, termasuk penetapan penerima manfaat, distribusi, serta proses relokasi atau penempatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved