Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Undip Bebaskan UKT 95 Mahasiswa Korban Banjir Sumatra

Akhmad Safuan
14/12/2025 09:57
Undip Bebaskan UKT 95 Mahasiswa Korban Banjir Sumatra
Rektor Undip Semarang Suharnomo memberikan keterangan pembebasan UKT terhadap mahasiswa terdampak banjir Sumatera.(MI/Akhmad Safuan)

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengambil langkah konkret untuk meringankan beban korban bencana banjir di Sumatra. Undip membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak, sekaligus mempersiapkan pengiriman teknologi desalinasi air siap minum sebagai solusi kebutuhan mendesak air bersih di wilayah terdampak.

Keputusan pembebasan UKT diberikan kepada mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Rektor Undip, Suharnomo, mengatakan saat ini telah terdata 95 mahasiswa—baik jenjang S1, S2, maupun S3 di berbagai fakultas dan sekolah vokasi—yang terdampak. Pendataan masih terus berlanjut dan diperkirakan jumlahnya akan bertambah.

“Selain membebaskan UKT, Undip Semarang juga memberikan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa terdampak banjir Sumatra hingga kondisi dinyatakan normal. Hal ini sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi,” kata Suharnomo, Minggu (14/12).

Suharnomo menambahkan, upaya tanggap darurat yang telah dilakukan sejak awal bencana dengan memberangkatkan tim relawan dan logistik akan dilanjutkan ke fase pemulihan jangka panjang.

Dalam fase pemulihan ini, Undip akan mengirimkan empat mesin desalinasi air siap minum sebagai solusi mendesak kebutuhan air bersih. Empat mesin tersebut rencananya akan diberangkatkan melalui jalur darat mulai Senin (15/12).

Program pemulihan jangka panjang juga akan mencakup pendampingan multidisiplin yang diawali dengan pemetaan kebutuhan masyarakat bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

"Kami terus melakukan pendampingan. Kita mungkin bukan yang terbesar, tetapi tetap ingin menjadi bagian dari gerak yang membangkitkan kembali harapan," tambah Suharnomo.

Langkah Undip ini juga sejalan dengan komitmen Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang sebelumnya telah mengucurkan bantuan logistik, membantu biaya kos selama tiga bulan, serta meminta perguruan tinggi di Jawa Tengah memberikan kemudahan bagi mahasiswa terdampak bencana. (AS/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik