Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gubernur Jateng Bentuk Satgas Gabungan dan Ajukan Status Taman Nasional Gunung Slamet

Widjajadi
12/12/2025 18:02
Gubernur Jateng Bentuk Satgas Gabungan dan Ajukan Status Taman Nasional Gunung Slamet
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.(MI/Widjajadi)

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, merespons cepat kerusakan lingkungan hutan di kawasan Gunung Slamet yang baru-baru ini viral di media sosial. Ia mengumumkan pembentukan satuan tugas (Satgas) gabungan untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan, menertibkan perizinan tambang, sekaligus mempercepat upaya perlindungan kawasan tersebut.

Luthfi menegaskan bahwa Pemprov Jateng telah membentuk Satgas yang melibatkan Satpol PP, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polri, Kejaksaan, dan TNI.

Selain itu, Pemprov Jateng melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) sudah mengajukan permohonan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak April lalu agar kawasan Gunung Slamet dijadikan Taman Nasional.

"Jadi kita sudah bentuk Satgas untuk mengidentifikasi segala permasalahan lingkungan, termasuk perizinan tambang di kawasan Gunung Slamet. Bahkan kita sudah mengajukan ke Kementerian LHK [untuk Taman Nasional], tapi sampai sekarang [keputusannya] belum turun," kata Luthfi di Solo, Jumat (12/12/2025).

Luthfi mengaku sangat mengapresiasi masyarakat yang memberitahukan kerusakan lingkungan yang diviralkan melalui video di media sosial tersebut. Ia menjelaskan, Pemprov terus berkoordinasi dengan lima pemerintah daerah di kawasan Gunung Slamet untuk melakukan kajian dan pemetaan di lapangan.

"Banyak perizinan di sana, dan kebanyakan diberikan jauh sebelum saya. Ada yang sejak 2020, dan sebagainya, sehingga harus dibuka kembali untuk keterkaitan dampak yang ditimbulkan," imbuhnya.

Gubernur yang merupakan mantan Kapolda Jateng ini menambahkan, Satgas Gunung Slamet telah diinstruksikan untuk melakukan pengecekan, pengawasan, dan identifikasi mendalam terhadap permasalahan lingkungan yang muncul seiring berita viral tersebut.

Luthfi memastikan, dengan kesiapan Satgas yang sudah memiliki roadmap pengelolaan, Pemprov siap melaksanakan penetapan Taman Nasional sewaktu-waktu Surat Keputusan dari KLHK diterbitkan.

Video viral yang menjadi perhatian publik menampilkan aktivitas penambangan di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, yang memperlihatkan galian tambang yang dalam dan merusak di sisi selatan Gunung Slamet, disertai seruan #SaveSlamet. (WJ/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya