Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Institut Teknologi Bandung (ITB) meresmikan Masjid Ibnu Firnas di ITB Kampus Cirebon, Jumat (12/12). Peresmian ini menandai penguatan ekosistem pendidikan dan layanan kampus yang bertujuan menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus pembinaan karakter bagi seluruh sivitas akademika.
Masjid ini dinamai merujuk pada ilmuwan Muslim abad ke-9, Ibnu Firnas, yang dikenal sebagai perintis konsep penerbangan. Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menjelaskan penamaan ini membawa semangat eksplorasi dan inovasi.
"Penamaan ini menjadi simbol nilai yang ingin dihadirkan ITB di kampus ini, bahwa penguasaan ilmu harus berjalan beriringan dengan karakter, etika, dan keimanan," ujar Tatacipta.
Masjid Ibnu Firnas dibangun di lokasi strategis, tepat di muka kawasan kampus dan berhadapan langsung dengan Jalan Raya Pantura. Hal ini menjadikannya mudah diakses oleh sivitas akademika maupun masyarakat sekitar dan pengguna jalan.
Rektor ITB menegaskan bahwa pembangunan masjid adalah bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang utuh dan suportif, tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga spiritualitas.
"Masjid Ibnu Firnas menjadi rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika ITB Cirebon dan masyarakat sekitar untuk beribadah, berdiskusi, dan memperkuat nilai-nilai integritas," jelasnya.
Masjid ini dirancang dengan luas bangunan 1.797 meter persegi dan dapat menampung hingga 1.170 jemaah. Desainnya memadukan ekspresi arsitektur khas Aula Timur ITB Kampus Ganesha, Masjid Merah Panjunan, dan Masjid Salman ITB.
Pembangunan fasilitas ini seiring dengan telah diselenggarakannya perkuliahan 9 program studi dari tujuh fakultas/sekolah di ITB Kampus Cirebon sejak 2018. (UL/P-5)
Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Workshop dan Galeri Abhinaya Pemulihan Pasca Bencana Sumatra.
Mahasiswa doktoral (S3) Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Widda Rahmah, berhasil mengubah peta pemahaman dunia tentang teknologi membran pemisahan gas.
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa, Provinsi Aceh, ITB mengirimkan bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief.
Guna memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa, SSU ITB dibagi menjadi dua skema seleksi.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved