Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi selama tiga hari ke depan, hingga 13 Desember 2025. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk yang masih mengancam dan memaksimalkan proses pencarian korban.
Keputusan perpanjangan tersebut disampaikan Wali Kota, Hendri Arnis, melalui Zoom Meeting saat memimpin Rapat Evaluasi di Posko Utama Tanggap Darurat di Markas Koramil 01/PP, Kamis (11/12).
Wali Kota Hendri Arnis menjelaskan, perpanjangan masa tanggap darurat diperlukan karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan ada sebanyak 33 orang yang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.
Proses pendataan lanjutan terhadap kerusakan dan penyusunan langkah pemulihan juga akan dimaksimalkan selama periode perpanjangan.
Data Korban dan Kerusakan Meluas
Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, melaporkan data korban dan kerusakan yang telah terdata hingga 10 Desember 2025:
Korban meninggal tercatat 24 warga Padang Panjang dan 15 warga luar Padang Panjang. Empat korban lainnya belum teridentifikasi.
Korban hilang sebanyak 32 orang, terdiri dari 17 warga Padang Panjang dan 15 warga luar daerah.
Sebanyak 47 rumah rusak berat (25 di antaranya hanyut), 16 rumah rusak sedang, dan 196 rumah rusak ringan.
Kerusakan fasilitas pendidikan (8 SD, 2 SMP, 4 TK), jalan sepanjang 520 meter, jembatan 42 meter, fasilitas pertanian (16,17 hektare lahan), dan fasilitas umum (4 rumah ibadah, 1 fasilitas kesehatan).
Seluruh pengungsi kini telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman, menempati Rusunawa, unit kontrakan, dan rumah kerabat. Bantuan dari berbagai pihak terus mengalir, dengan total bantuan uang tunai yang masuk hingga 10 Desember tercatat mencapai Rp294.704.000. (YH/P-5)
Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
Selain penguatan sumber daya manusia, Polri juga mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat pembersihan sisa material bencana
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian doa, puji-pujian, serta penampilan seni dari anak-anak pengungsian.
Polri telah disiagakan untuk memberikan pengobatan langsung, mulai dari pemberian obat batuk, pilek, hingga vitamin penurun demam.
JKM adalah hak mutlak setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran kapal ini menjadi solusi taktis di tengah upaya pemerintah daerah memperbaiki jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved