Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Relawan Terobos Jalur Geumpang, Bawa Beras untuk Warga Terisolir di Aceh Tengah

Amirudddin Abdullah Reubee
12/12/2025 11:56
 Relawan Terobos Jalur Geumpang, Bawa Beras untuk Warga Terisolir di Aceh Tengah
Perjuangan relawan lintas komunitas Land Rover, Dable Cabin Aceh dan Motor Trel menerobos jalur sulit Geumpang, Kabupaten Pidie-Pameue, Aceh Tengah, membawa bantuan beras untuk warga yang terancam kelaparan di Aceh Tengah.(MI/Amirudin)

Merespons kelangkaan beras dan krisis bahan pokok di Kabupaten Aceh Tengah, puluhan relawan gabungan dari Komunitas Land Rover Aceh, Double Cabin, dan Motor Trail menggelar operasi kemanusiaan. Mereka nekat menerobos jalur sulit Geumpang, Kabupaten Pidie–Pameue, Aceh Tengah, yang menjadi satu-satunya akses yang relatif bisa dilewati kendaraan.

Para relawan membawa total 15 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk warga di dataran tinggi Tanah Gayo yang terdampak bencana banjir.

Jalur yang ditempuh mencapai 300 kilometer dari Banda Aceh. Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, pada Jumat (12/12), lokasi pertama yang dituju adalah 16 desa di Kecamatan Rusip Antara, di mana 11 desa di antaranya masih terisolasi total.

"Walaupun harus menempuh hampir 300 kilometer dari Banda Aceh ke pos utama Desa Rusip. Perjalanan yang sebagiannya harus menerobos jalur sangat sulit terhalang longsor serta lereng pegunungan," tutur Haditiyo, relawan dari Komunitas Land Rover Aceh.

Haditiyo menambahkan, di beberapa titik paling parah, ratusan karung beras ukuran 5 kg terpaksa harus dipindahkan menggunakan alat berat (becho) karena jalan yang ambles dan berlumpur.

Relawan gabungan, yang terdiri dari alumni ITS, Basarnas, dan dibantu TNI/Polri serta masyarakat umum, menyalurkan beras ukuran 5 kg untuk ratusan keluarga yang mengalami krisis bahan pokok berhari-hari akibat terisolasi banjir.

Setelah menyalurkan bantuan di Rusip Antara, tim relawan bergerak menuju Kecamatan Silih Nara. Sebelumnya, kelangkaan beras dan krisis bahan pokok lainnya diketahui terjadi secara umum di Rusip Antara, Silih Nara, hingga Aceh Tengah.

"Ini benar-benar pekerjaan kemanusiaan yang terkoordinir dadakan lintas komunitas. Semoga kebutuhan masyarakat untuk posisi emergency, khususnya makanan bisa segera diterima," tutup Haditiyo. (MR/P-5)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya