Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

BPBD Cianjur Siagakan 35 Personel di Titik Rawan Bencana Hidrometeorologi

Benny Bastiandy
11/12/2025 14:19
BPBD Cianjur Siagakan 35 Personel di Titik Rawan Bencana Hidrometeorologi
BPBD Kabupaten Cianjur menyiagakan personel dan retana menghadapi potensi kerawanan bencana hidrometeorologi saat libur Nataru.(MI/Benny)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). BPBD akan menempatkan sejumlah personel di titik-titik rawan, khususnya di jalur utama yang dilalui pemudik.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan BPBD telah memetakan kerawanan bencana di jalur-jalur utama dan jalur mudik.

"Kami akan mengerahkan 35 personel untuk antisipasi pengamanan kerawanan bencana saat libur Nataru," kata Asep, Kamis (11/12).

Posko utama BPBD akan ditempatkan di perempatan Jalan Pramuka di Kecamatan Karangtengah, yang dinilai strategis karena berada di jalur ramai. Personel BPBD akan bergabung dengan tim medis dari Dinas Kesehatan dan Orari.

Selain posko utama, personel Retana (relawan tangguh bencana) di tingkat kecamatan dan desa juga akan disiagakan di posko yang berada di titik-titik perbatasan dengan daerah lain, seperti Bandung, Bogor, Sukabumi, Garut, dan Purwakarta.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, telah berkoordinasi dengan para camat dan perangkat daerah untuk meminimalkan dampak bencana, mengingat curah hujan akhir-akhir ini relatif tinggi.

"Saya instruksikan para camat agar mengambil langkah pencegahan untuk mengantisipasi dampak bencana," kata Wahyu.

Upaya pencegahan yang ditekankan antara lain adalah pembersihan gorong-gorong atau saluran air untuk mencegah banjir. Jika ditemukan sedimentasi atau pendangkalan, normalisasi perlu dilakukan.

"Kami juga instruksikan dinas teknis agar menyiagakan alat berat di titik-titik rawan untuk penanganan cepat seandainya terjadi bencana hidrometeorologi," pungkas Bupati, menekankan pentingnya mitigasi potensi bencana yang berdampak terhadap masyarakat. (BB/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya