Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Sungai di Kalsel Berstatus Bahaya dan Waspada, BPBD Terbitkan Peringatan Dini Banjir

Denny Susanto
11/12/2025 11:20
Sungai di Kalsel Berstatus Bahaya dan Waspada, BPBD Terbitkan Peringatan Dini Banjir
.(Istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerbitkan peringatan dini ancaman banjir menyusul tingginya curah hujan dan meningkatnya status sungai-sungai besar di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan, sejumlah sungai besar kini berada dalam kategori kritis. Kategori Bahaya (Merah) terdapat di Sungai Riam Kiwa dan Sungai Riam Kanan. Ketinggian kedua sungai ini sudah mendekati ambang batas, masing-masing mencapai 8,3 meter dan 7,6 meter.

Sementara kategori Waspada ada di Sungai Kusan, Sungai Barabai, Kanal Banjir Barabai, Sungai Amandit, dan Sungai Tabalong.

Status waspada juga melanda Bendung Karang Intan dan dua sungai di Kalimantan Tengah, yakni Sungai Muara Teweh dan Sungai Buntok.

Plt Kepala BPBD Kalsel Gusti Yanuar Rifai mengatakan tingginya curah hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi saat ini melanda Zona 2 yang mencakup Kabupaten Barito Kuala, Banjar, Kota Banjarmasin, Banjarbaru, wilayah Banua Anam, dan sebagian Tanah Laut.

"Kami telah menerbitkan peringatan dini ancaman bencana banjir terkait peningkatan status sungai-sungai besar di Kalsel ini," ungkap Gusti Yanuar Rifai, Kamis (11/12).

Menanggapi ancaman ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya mitigasi, terutama kesiapan logistik.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, menjelaskan fokus mitigasi adalah memperkuat logistik lumbung sosial dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana atau kampung siaga bencana (KSB).

"Logistik permakanan sangat penting apabila terjadi bencana. Ini terus kita tambah pada lumbung sosial, juga sosialisasi bagi warga kampung siaga bencana," kata Ahmadi.

Saat ini, Kalsel telah membangun 46 lumbung sosial dan memiliki 24 kampung siaga bencana. Lumbung sosial terbanyak berada di kecamatan rawan bencana seperti Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Tanah Bumbu, yang ditetapkan sebagai Kawasan Siaga Bencana. (DY/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya