Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta dipicu oleh dampak musim hujan, harga sejumlah komoditas di pasar tradisional Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami kenaikan harga yang signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai, bawang, dan sayuran lainnya.
Di Pasar Tradisional Porong, Sidoarjo, Rabu (10/12), hampir semua jenis sayuran mengalami lonjakan harga. Curah hujan tinggi dan banjir disebut menjadi penyebab utama kenaikan ini karena mengakibatkan hasil produksi turun drastis dan biaya transportasi meningkat.
"Seperti biasanya, menjelang Nataru ditambah hujan, harga-harga biasa naik," kata Sariwati, salah seorang pedagang sayur di Pasar Porong.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, di mana cabai rawit mengalami lonjakan harga hingga 150%. Cabai rawit naik dari sebelumnya Rp30.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Lalu cabai merah naik dari Rp30.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Adapun cabai hijau keriting naik dari Rp14.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah naik dari Rp28.000 menjadi Rp47.000 per kilogram. Bawang putih naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Tomat naik dari Rp10.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Kemiri naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Pedagang berharap harga komoditas dapat kembali normal setelah periode Nataru. "Pedagang inginnya harga kembali normal seperti biasanya," ujar Fathona, pedagang sayur lainnya. (HS/P-5)
Satgas Pangan dan Bapanas Perketat Pengawasan Minyak Goreng hingga Beras
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Pada perspektif makro, harga yang stabil menciptakan kepastian usaha, visibilitas permintaan, kepercayaan investor, serta perlindungan daya beli masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Harga pangan di Pasar Terong terpantau relatif stabil dengan pasokan yang mencukupi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved