Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu jebolnya tanggul darurat Sungai Widodaren dan ambrolnya jembatan di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, pada Rabu (10/12) dini hari. Insiden ini mengakibatkan banjir merendam jalur Pantura Pati-Rembang dan puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 30–40 sentimeter.
Meskipun menjelang siang air banjir yang merendam jalur Pantura dan permukiman warga mulai surut, dampak kerusakan masih terlihat jelas. Banjir meninggalkan tumpukan sampah dan lumpur dengan ketebalan hingga 5 sentimeter.
Warga bersama relawan dan petugas gabungan berupaya membersihkan material kotoran. Namun, jebolnya tanggul darurat Sungai Widodaren yang baru saja selesai dibangun oleh BNPB dan ambrolnya jembatan masih menganga. Kondisi ini dikhawatirkan memicu banjir susulan mengingat intensitas hujan di daerah tersebut masih tinggi.
"Banjir mulai datang tadi malam pukul 23.00 WIB setelah sungai meluap. Kemudian pukul 02.30 WIB tanggul sungai dan jembatan jebol, hingga banjir dengan cepat meninggi merendam jalur Pantura dan rumah penduduk," ujar Sujono (50), seorang warga Desa Ketitang Wetan, Pati, Rabu (10/12).
Menurut Sujono, jebolnya infrastruktur tersebut disebabkan oleh meningkatnya volume air dari bagian hulu sungai yang tidak hanya membawa air deras, tetapi juga tumpukan material sampah. Warga lain, Widarti (48), mengungkapkan bahwa mereka tidak bisa tidur semalaman karena khawatir banjir akan menenggelamkan rumah seperti kejadian sebelumnya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati, Martinus Budi Prasetyo, menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan bahwa sejumlah kawasan di Pati rawan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan longsor, khususnya saat terjadi cuaca ekstrem.
"Curah hujan tinggi berpotensi memicu pergerakan tanah," tambahnya. (AS/P-5)
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved