Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jalur Alternatif Banjarbaru–Tanah Bumbu Longsor

Denny Susanto
10/12/2025 13:30
Jalur Alternatif Banjarbaru–Tanah Bumbu Longsor
.(MI/Denny Susanto)

Hujan berintensitas tinggi yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan longsor hebat pada ruas jalan alternatif yang menghubungkan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Bumbu. Longsor terjadi di wilayah perbukitan yang dikenal sebagai Gunung Papua, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Rabu (10/12) pagi.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Gusti Yanuar Rifai, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena lokasi longsor jauh dari permukiman warga. Namun, longsor yang menutup total ruas jalan ini menyebabkan akses vital menuju Kalsel bagian selatan praktis terputus.

“Akses vital yang menghubungkan Banjarbaru dan Tanah Bumbu ini praktis tertutup. Kami menghimbau masyarakat untuk melewati rute lainnya, yaitu jalur Trans Kalimantan poros selatan,” kata Rifai.

Gubernur Kalsel, Muhidin, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti penanganan pasca-longsor melalui Dinas PUPR, Pemkab Tanah Bumbu, dan instansi terkait.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menjelaskan tim dan alat berat telah diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor. “Tengah kami tangani menggunakan alat berat yang ada di sekitar lokasi Gunung Papua,” ungkapnya.

Yasin menyebutkan, penanganan longsor di lapangan dilakukan secepat mungkin mengingat jalur tersebut merupakan jalur strategis yang banyak digunakan masyarakat dan angkutan logistik karena mampu memperpendek jarak dan waktu tempuh menuju daerah selatan Kalsel. Jalur alternatif sepanjang 100 kilometer lebih ini merupakan jalan baru yang dibangun membelah kawasan hutan perbukitan.

Rifai menambahkan, kondisi cuaca buruk yang melanda sebagian besar wilayah Kalsel berupa hujan deras dan angin kencang menjadi ancaman serius terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah. (DY/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik