Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Antisipasi Risiko Bencana

Rudi Kurniawansyah
02/12/2025 19:45
BPBD Riau Dorong Kabupaten/Kota Antisipasi Risiko Bencana
Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, di Pekanbaru, Riau.(Dok. Istimewa)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Sejurus dengan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mengaku telah melakukan langkah antisipasi daerah rawan bencana.

 

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, status siaga darurat bencana hidrometeorologi tersebut ditetapkan mulai 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026. “Pemprov Riau sudah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi terhitung 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026,” kata Edy, Selasa (2/12).

 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengeluarkan surat imbauan kewaspadaan bencana hidrometeorologi kepada seluruh kabupaten/kota di Riau. Imbauan tersebut mencakup ancaman banjir dan tanah longsor, mengingat tingginya curah hujan dan meningkatnya potensi bencana di wilayah Sumatra, termasuk berkaca dari banjir Sumatra.

 

Edy menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan antisipasi daerah rawan bencana banjir dan longsor di kabupaten kota se-Riau. Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan daerah yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi kepada pemerintah kabupaten/kota.

 

"Dengan begitu mereka bisa mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan guna mengurangi risiko atau dampak bencana hidrometeorologi," pungkasnya. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya