Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Muncul Nama Hananto Teman AKBP Basuki dalam Kasus Kematian Dosen Untag Semarang

Akhmad Safuan
27/11/2025 12:33
Muncul Nama Hananto Teman AKBP Basuki dalam Kasus Kematian Dosen Untag Semarang
Kepala Bidang Humas Kombes Artanto dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Dwi Subagio(Akhmad Safuan/MI)

POLISI meningkatkan status kasus kematian dosen Untag Semarang  Dwinanda Linchia Levi dari penyelidikan menjadi penyidikan. Selain itu muncul nama Hananto, teman AKBP Basuki merupakan orang pertama yang mengetahui informasi kematian dosen tersebut.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti serta melakukan olah TKP.

"Hananto sudah diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto, Kamis (27/11).

Saksi tersebut, lanjut Artanto, merupakan orang yang pertama kali dihubungi oleh AKBP Basuki saat Dwinanda Linchia Levi meninggal di Kos-Hotel (Kostel) di Jalan Telagabodas No 11, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Penyidik melakukan pemeriksaan untuk menggali keterangan pengetahuannya tentang peristiwa itu. 

"Masih sebagai saksi seperti juga dengan yang lainnya," imbuhnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Dwi Subagio mengatakan polisi juga telah melakukan olah TKP sebanyak tiga kali.

Polisi mengambil rekaman CCTV dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian dari pakaian korban, pakaian AKBP Basuki, seprei dan selimut serta mencari sisa sperma. Sebab, korban diketahui tterakhir kali berada dalam satu kamar dengan AKBP Basuki.

Sementara itu untuk barang bukti obat-obatan, ungkap Dwi Subagio, baik ditemukan di dalam kamar Kostel maupun di mobil AKBP Basuki hingga kini masih dilakukan pemeriksaan okeh tim Laboraturim Forensik (Labfor). "Banyak sekali obat-obatan yang ditemukan, salah satunya untuk obat asam lambung, sedangkan lainnya masih diteliti," imbuhnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya