Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemkot Tegal Kirim Bantuan untuk Korban Terdampak Longsor di Cilacap dan Banjarnegara

Suparji Rasban
18/11/2025 08:50
Pemkot Tegal Kirim Bantuan untuk Korban Terdampak Longsor di Cilacap dan Banjarnegara
Sekretaris Daerah/Sekda Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono (pakai rompi) paling depan, saat hendak melepas logistik dan personel ke Cilacap dan Banjarnegara.(Dok Humas Pemkot Tegal)

SEKRETARIS Daerah Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Agus Dwi Sulistyantono, melepas bantuan logistik dan personel menuju lokasi longsor Cilacap dan Banjarnegara.

Bantuan itu berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menuju daerah terdampak bencana longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara dan Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Pelepasan bantuan dilakukan pada Senin (17/11) di halaman Markas PMI Kota Tegal.

Agus yang juga Ketua PMI Kota Tegal menegaskan bahwa respons cepat dan koordinasi antardaerah sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.

“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Saat saudara kita di Cilacap dan Banjarnegara membutuhkan bantuan, kita hadir. Pengiriman bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen Kota Tegal dalam mendukung upaya penanganan bencana,” ujar Agus.

Disebutkan Agus, BPBD Kota Tegal mengirimkan logistik berupa:
- 8 box paket sembako
- 20 box hygiene kit
- 20 pcs kasur lipat
- 20 set paket sandang
- 20 box paket family kit
-Gula (5 pcs), sarden & kornet masing-masing 8 pcs
- 250 kg beras

Bantuan itu dikirim untuk masing-masing lokasi (Cilacap dan Banjarnegara).

Sedangkan PMI Kota Tegal menyiapkan:
- 150 kg beras (6 karung)
- 15 dus mie instan
- 1 dus minyak goreng (4 galon)

Total bantuan logistik PMI yang diberangkatkan ke dua titik:
- 300 kg beras
- 30 dus mie instan
- 2 dus minyak goreng (8 galon).

Selain logistik, PMI dan BPBD juga mengerahkan personel dan armada:
- 1 ambulance Travello dan 1 APV
- Driver PMI
- 2 relawan PMI
- 2 relawan BPBD

Sekda menegaskan bahwa pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan BPBD dan PMI Provinsi Jawa Tengah dan termasuk dengan BPBD dan PMI Banjarnegara dan Cilacap, agar sumber daya yang ada baik logistik dan personel tidak menumpuk tapi sesuai dengan kebutuhan.

“Kami berpesan agar seluruh personel menjaga keselamatan, memastikan peralatan lengkap, dan mendistribusikan bantuan secara tertib, cepat, dan tepat sasaran,” tambah Agus.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana dan mempercepat penanganan darurat di wilayah yang terdampak.(JI/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik