Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Agus Dwi Sulistyantono, melepas bantuan logistik dan personel menuju lokasi longsor Cilacap dan Banjarnegara.
Bantuan itu berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menuju daerah terdampak bencana longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara dan Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Pelepasan bantuan dilakukan pada Senin (17/11) di halaman Markas PMI Kota Tegal.
Agus yang juga Ketua PMI Kota Tegal menegaskan bahwa respons cepat dan koordinasi antardaerah sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.
“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Saat saudara kita di Cilacap dan Banjarnegara membutuhkan bantuan, kita hadir. Pengiriman bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen Kota Tegal dalam mendukung upaya penanganan bencana,” ujar Agus.
Disebutkan Agus, BPBD Kota Tegal mengirimkan logistik berupa:
- 8 box paket sembako
- 20 box hygiene kit
- 20 pcs kasur lipat
- 20 set paket sandang
- 20 box paket family kit
-Gula (5 pcs), sarden & kornet masing-masing 8 pcs
- 250 kg beras
Bantuan itu dikirim untuk masing-masing lokasi (Cilacap dan Banjarnegara).
Sedangkan PMI Kota Tegal menyiapkan:
- 150 kg beras (6 karung)
- 15 dus mie instan
- 1 dus minyak goreng (4 galon)
Total bantuan logistik PMI yang diberangkatkan ke dua titik:
- 300 kg beras
- 30 dus mie instan
- 2 dus minyak goreng (8 galon).
Selain logistik, PMI dan BPBD juga mengerahkan personel dan armada:
- 1 ambulance Travello dan 1 APV
- Driver PMI
- 2 relawan PMI
- 2 relawan BPBD
Sekda menegaskan bahwa pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan BPBD dan PMI Provinsi Jawa Tengah dan termasuk dengan BPBD dan PMI Banjarnegara dan Cilacap, agar sumber daya yang ada baik logistik dan personel tidak menumpuk tapi sesuai dengan kebutuhan.
“Kami berpesan agar seluruh personel menjaga keselamatan, memastikan peralatan lengkap, dan mendistribusikan bantuan secara tertib, cepat, dan tepat sasaran,” tambah Agus.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana dan mempercepat penanganan darurat di wilayah yang terdampak.(JI/E-4)
OPERASI pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Sabtu (22/11) setelah berlangsung selama 10 hari.
Dua korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Sabtu, ketika operasi pencarian memasuki hari ke-10.
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan potensi bencana hidrometeorologi pada akhir tahun.
LOKASI yang dipilih untuk merelokasi warga korban tanah longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ialah Desa Jenang.
Lima warga yang masih hilang akibat longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, terus menjadi fokus utama operasi pencarian yang kini memasuki hari ketujuh.
MEMASUKI hari ketujuh longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Tim SAR fokus pada pencarian lima korban yang masih tertimbun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved