Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kecelakaan Minibus Tewaskan Turis Tiongkok di Bali, ASITA Dorong Legalitas Agen Travel Online

Arnodhus Dae
17/11/2025 15:37
Kecelakaan Minibus Tewaskan Turis Tiongkok di Bali, ASITA Dorong Legalitas Agen Travel Online
Ketua ASITA Bali Putu Winastra(Arnoldus Dhae/MI.)

ASOSIASI Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Bali angkat bicara soal kecelakaan minibus yang membuat rombongan turisTiongkok tewas di Bali. ASITA Bali menegaskan bahwa hasil inspeksi dan investigasi internal terhadap para anggotanya, menunjukkan tidak ada satupun anggota ASITA yang membawa rombongan tersebut. 

Sebelumnya, wisatawan asal Tiongkok mengalami kecelakaan di Banjar Dinas Prabakula, Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, beberapa hari lalu. 

"Kami sudah inspeksi secara internal. Tim juga investigasi di lapangan. Dan ternyata dalam kecelakaan bus itu, bukan anggota ASITA Bali. Dan kami sangat menyesalkan hal ini terjadi karena bisa memperburuk citra pariwisata Bali yang dilakukan oleh mereka yang bukan anggota ASITA Bali," ujarnya Ketua ASITA Bali Putu Winastra, Senin (17/11).

Dari 13 wisatawan yang menumpangi kendaraan minibus itu, lima orang wisatawan dilaporkan tewas, sementara delapan lainnya mengalami luka-luka. 

Putu Winastra, menyampaikan keprihatinannya. Ia menegaskan, dalam kecelakaan wisatawan memberikan dampak buruk terhadap citra pelayanan pariwisata Bali. Ia menyebut kecelakaan itu terjadi bukan di-handle oleh driver atau travel agent yang resmi. 

"Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk meninjau ulang tata kelola industri pariwisata, khususnya travel agen,” ujar Winastra.

Ia menekankan bahwa ke depan seluruh agen travel luar Bali, terlebih yang berbasis di luar negeri, wajib bekerja sama dengan travel agent lokal. Bahkan platform online pun, menurut Winastra, tetap harus menggandeng agen lokal sebagai pengelola tamu mereka.

“Kami meminta agar travel agent anggota ASITA dijadikan partner resmi, baik oleh travel agent di Bali maupun luar negeri. Karena saat terjadi sesuatu, nama travel agent lokal yang ikut tercoreng,” tegasnya yang juga menjabat sebagai Konsulat Kehormatan Kazakhstan di Bali.

ASITA Bali juga mendorong agar aturan itu masuk dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) baru, sehingga kerja sama dengan travel agent lokal menjadi kewajiban. (H-4)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya