Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa bermagnitudo 6,2 terjadi di Laut Sawu. Gempa ini tepatnya di barat laut Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Senin (27/10) dini hari.
Guncangan kuat terasa di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti Maumere, Ende, Kefamenanu, Kupang, Waingapu, dan Lembata dengan intensitas III–IV MMI, atau dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
Gempa terjadi pada pukul 00.04 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 9,34° Lintang Selatan dan 123,95° Bujur Timur, sekitar 71 kilometer arah barat laut Timor Tengah Selatan, pada kedalaman 110 kilometer.
Berdasarkan laporan BMKG, sumber gempa berasal dari aktivitas tumbukan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia yang menimbulkan mekanisme patahan turun (normal fault).
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi di bawah Laut Sawu,” jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono seperti dikutip dari laporan BMKG.
Ia menambahkan, hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Hingga pukul 01.35 Wita, hasil monitoring BMKG mencatat dua aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 4,6.
BMKG mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan. “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG, seperti website, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial @infoBMKG,” tambah Daryono. (Z-2)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved