Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemkot Denpasar Geliatkan Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat

Ruta Suryana
04/10/2025 21:14
Pemkot Denpasar Geliatkan Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat
Kegiatan Posyandu Paripurna di Kelurahan Ubung Denpasar, Sabtu (4/10)(Dok: Pemkot Denpasar)

TIM Penggerak PKK Kota Denpasar kembali menggelar Posyandu Paripurna bagi ibu hamil, balita, dan lansia tahap II tahun 2025. Kegiatan kali ini menyasar dua lokasi yakni Lingkungan Batur, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Timur dan Banjar Cerancam, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, pada Sabtu (4/10).

Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, menegaskan, posyandu kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, melainkan telah bertransformasi menghadirkan layanan lebih luas sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Di antaranya kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, serta ketentraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat.

“Transformasi ini menjadikan posyandu sebagai pusat layanan komprehensif yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Semua kalangan mendapat layanan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia,” ucap Ayu Kristi saat membuka Posyandu Paripurna.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menghadirkan pelayanan dasar, Ayu Kristi mendorong kader posyandu agar aktif menyosialisasikan program ini. Ia juga menekankan pentingnya peran posyandu dalam mendukung pendidikan, termasuk program wajib belajar 13 tahun serta identifikasi anak putus sekolah dan lansia terlantar.

“Jika menemukan anak putus sekolah atau lansia terlantar, segera laporkan ke kepala lingkungan, diteruskan ke lurah, hingga ke dinas terkait. Selain itu, kami juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli dalam mengelola sampah rumah tangga, jangan sampai menunggu bencana baru sadar untuk bertindak,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Paripurna yang ditandai dengan pemberian makanan tambahan (PMT) ini diikuti 120 balita, 120 lansia dan 12 ibu hamil di dua kelurahan tersebut.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik