Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DAPUR Sentra Pelayanan dan Pemberian Gizi (SPPG) Taman Sari Polda, Pangkapinang, Kepulauan Bangka Belitung mengeluhkan kesulitan mendapatkan bahan baku makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disebabkan kurangnya pasokan bahan pokok di pasar tradisional maupun distributor di Pangkal Pinang.
Hafiz Tri Adyta, Kepala SPPG Taman Sari mengatakan program Makan Bergizi (MBG) Polda Babel ini telah berjalan selama tiga minggu. Namun, pelaksanaannya disebutkanya mulai menghadapi kendala, terutama dalam ketersediaan bahan baku. Kondisi ini disebabkan terbatasnya stok bahan pokok di distributor dan pasar-pasar tradisional Pangkal Pinang.
"Kebutuhan bahan pokok semakin tinggi seiring dengan bertambahnya Dapur SPPG yang beroperasi," kata Hafiz Tri Adyta, Jumat (3/10).
Menurutnya dalam sehari, dapur SPPG bisa menghabiskan 250 kilogram daging ayam dan 150kilogram beras. Pihaknya tetap berupaya mendapatkan berbagai bahan baku untuk MBG.
"Memang jadi kendali, tapi kita tetap berupaya memenuhi kebutuhan bahan baku,"ujarnya.
Ia menambahkan SPPG ini juga memberikan kesempatan bagi siswa mengajukan permintaan menu tertentu sehingga menjadi selingan dari menu yang telah ditentukan oleh ahli gizi. Dapur SPPG Taman Sari Polda Babel melayani 2.446 siswa dari lima sekolah. Diharapkan, pemerintah dapat memberikan solusi terhadap keterbatasan bahan pokok ini, agar program MBG tetap berjalan optimal. (H-4)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved