Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERDAPAT masjid ramah lingkungan di Peacesantren Welas Asih, Garut. Masjid ini dibangun dengan menggunakan 12 ton limbah plastik dan menyelamatkan 8.000 pohon.
Peacesantren yang didirikan Irfan Amalee pada 2021 ini diketahui akan mulai membangun masjid kembar yang dinamai Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan peletakan batu pertama pembangunannya.
Dia mengaku kagum dengan pemanfaatan sampah plastik yang setara dengan menyelamatkan 8.000 pohon dari penebangan. "Saya mendapat informasi bahwa masjid kembar ini akan dibangun menggunakan 12 ton sampah plastik. Angka ini sendiri sudah sangat mengagumkan. Namun, yang membuat saya sebagai Menteri Kehutanan tergerak adalah pemanfaatan 12 ton sampah plastik ini diperkirakan setara dengan menyelamatkan 8.000 batang pohon dari penebangan," ujar Raja Antoni, di lokasi, Minggu (14/9).
Pembangunan Masjid ini mengusung konsep ramah lingkungan dengan menggunakan bahan baku yang berasal dari limbah organik dan anorganik. Selain 12 ton limbah plastik, pembangunan masjid ini juga menggunakan 24 ton gabah padi.
Raja Antoni berharap masjid kembar ini menjadi inspirasi bagi pembangunan masjid maupun bangunan publik lain. Sehingga masalah sampah dapat serta niat membangun menjadi aksi menyelamatkan hutan.
"Saya berharap, masjid lembar Ar-Rahman dan Ar-Rahim ini akan menjadi contoh, sebuah purwarupa yang menginspirasi pembangunan masjid-masjid lain, gereja, pura, vihara, dan bangunan publik lainnya di seluruh Indonesia untuk mengadopsi prinsip yang sama. Mengubah masalah sampah menjadi berkah, dan mengubah niat membangun menjadi aksi nyata menyelamatkan hutan," pungkasnya.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Kolaborasi multipihak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dipandang penting untuk mengatasi sampah laut.
Program pengelolaan sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis, seperti batako, pot bunga, dan pelat.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved