Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Aksi Demo Buruh, Kenaikan Upah Minimum tidak Sebanding dengan Melambungnya Harga Bahan Pokok 

Apul Iskandar Sianturi
29/8/2025 14:15
Aksi Demo Buruh, Kenaikan Upah Minimum tidak Sebanding dengan Melambungnya Harga Bahan Pokok 
AKTIVIS senior Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Andy William Sinaga.(MI/Apul Iskandar)

AKTIVIS senior Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Andy William Sinaga berpendapat bahwa demo buruh yang digelar oleh beberapa serikat buruh hari ini di seputaran gedung MPR/DPR RI Jakarta menilai bahwa demo tersebut tujuan utamanya bukan hanya terletak pada angka kenaikan upah 10.5 %,akan tetapi saat ini kondisi negara sedang tidak baik-baik saja. 

"Realita di lapangan saat ini kawan-kawan buruh hidupnya pas-pasan karena harga-harga kebutuhan pokoknya cukup tinggi. Seperti harga beras yang meroket, minyak goreng, telur, gula dan sayur mayur juga merangkak naik," kata Andy kepada Media Indonesia, Kamis (28/8). 

Hal tersebut, kata dia, tidak sebanding dengan upah yang diterima buruh saat ini dengan kondisi upah minimum saat ini hanya dapat bertahan untuk 7-10 hari saja, belum lagi ketika para pekerja tersebut menggunakan upah minimumnya untuk keperluan sekolah anak, sewa rumah dan kebutuhan tertier lainnya. 

Andy yang juga mantan komisioner DJSN unsur pekerja ini menambahkan bahwa demonstrasi buruh di depan gedung DPR dengan mengusung kenaikan issue upah 10.5 persen adalah tuntutan antara untuk menuntut perubahan perbaikan kesejahteraan buruh Indonesia secara menyeluruh. "Selain upah layak, tuntutan kehidupan layak dan perlindungan sosial juga perlu diperhatikan, apalagi adanya issue untuk menaikkan iuran BPJS kesehatan di awal tahun depan sudah semakin santer di kalangan buruh," ungkapnya. 

Menurutnya, permasalahan buruh tidak bisa hanya ditangani oleh Kementerian Ketenagakerjaan saja, karena ada aspek kesejahteraannya, keterlibatan lintas kementerian. Kementerian perlu lebih ditingkatkan seperti integrasi program kesejahteraan buruh antara kementerian ketenagakerjaan, kementerian sosial, koperasi, UMKM dan kesehatan.

"Program Makan Bergizi Gratis contohnya perlu diperluas untuk anak - anak buruh, baik formal maupun informal, sekolah rakyat  khusus anak buruh/pekerja yang putus sekolah juga perlu dilakukan. Saya kira tuntutan kawan- kawan buruh yang lagi demo di DPR/MPR juga sepertinya itu yaitu perbaikan peningkatan kesejahteraan para buruh," kata Andy. (H-1) 
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya