Headline

Karhutla berulang terjadi di area konsesi yang sama.

Fokus

Angka penduduk miskin Maret 2025 adalah yang terendah sepanjang sejarah.

Kapolda Jambi Turun Tangan Padamkan Karhutla di Gambut Jaya

Solmi
26/7/2025 17:24
Kapolda Jambi Turun Tangan Padamkan Karhutla di Gambut Jaya
Kapolda Jambi Krisno H Siregar Ceking dan Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (26/7).(MI/Solmi)

Kepala Kepolisian Daerah Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar yang juga menjabat sebagai Wakil Komadan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi, Sabtu (26/7), turun memantau kondisi terkini kebakaran lahan gambut di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Setiba di lokasi kebakaran yang berjarak sekitar satu kilometer dari pusat Desa Gambut Jaya, Krisno menemukan fakta, sebagian dari sekitar 200 hektare lahan gambut yang terbakar semenjak hari Minggu pekan lalu (20/7), sepanjang Sabtu siang masih berasap. Asap tersebut, berasal dari bawah permukaan gambut yang diduga masih membara.

“Kami datang ke sini untuk melihat kondisi terkini di lapangan, serta memastikan langkah penanganan yang efektif oleh teman-teman tim gabungan dalam mengendalikan kebakaran lahan di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam ini. Kita mengapresiasi perjuangan tim yang telah bersinergi untuk melakukan pemadaman, dan mencegah kebakaran tidak meluas,” ujar Krisno.

Setelah memberikan sejumlah arahan dan dorongan semangat, Krisno ditemani Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir dan Kepala Biro Operasional Polda Jambi Komisaris Besar Edi Faryadi, ikut menyingsingkan lengan baju membantu pemadaman di lokasi gambut yang masih menyemburkan asap.

Kepada wartawan Krisno menyebutkan, pencegahan karhutla hendaknya menjadi perhatian bersama. Terutama pada lahan gambut  yang paling rawan terbakar saat musim kering datang.

Kapolda Krisno mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 32 titik api yang tersebar di beberapa kabupaten di wilayah hukum Polda Jambi. Secara umum, puluhan titik api tersebut berhasil dikendalikan. Kecuali di lahan gambut Desa Gambut Jaya, yang masih membawa di beberapa titik.

"Langkah-langkah pencegahan telah kami lakukan jauh-jauh hari. Termasuk dengan menerbitkan Maklumat Kapolda melalui berbagai platform media. Saya juga telah memerintahkan seluruh anggota senantiasa waspada, dan selalu bekerja sama dengan stakeholder terkait dalam menghadapi potensi ancaman karhutla tahun ini," tegas Kapolda Jambi

MASIH PENYELIDIKAN
Terhadap kasus karhutla yang menghanguskan ratusan hektare lahan gambut di pinggiran Desa Gambut Jaya, menurut Kapolda Jambi, sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Ia telah memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi bersama Satuan Reskrim Polres Muara Jambi untuk mengusutnya secara cepat, transparan dan akuntabel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia di lapangan, terbakar hebatnya lahan gambut di Desa Gambut Jaya, Minggu enam hari lalu itu, sumber apinya diduga berawal dari lahan milik seorang pengusaha berinisial E. Luas lahan milik warga luar Desa Gambut Jaya tersebut, sekitar 200 hektare, dan akan ditanami pohon kelapa sawit.

PESAWAT WATER BOMBING TIBA
Sepulang dari lokasi karhutla di Desa Gambut Jaya, Kapolda Krisno H Siregar bersama sejumlah pejabat utama, bergerak menuju Posko Karhutla Jambi yang berlokasi di eks bangunan bandara Sultan Thaha.

Melibatkan stakeholder yang terlibat dalam penanganan karhutla di Jambi, Krisno melakukan diskusi terkait penanggulangan bencana karhutla di Jambi ke depan.

Usap pertemuan, Krisno dan rombongan kemudian bergerak untuk melihat dua unit pesawat helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah bersiaga di area parkir pesawat di belakang Posko Karhutla Jambi.

HUJAN TURUN
Alhamdulillah! Beberapa jam ditinggalkan Kapolda Krisno, hujan cukup lebat turun mengguyur Desa Gambut Jaya dan sekitarnya.
“Mungkin ini berkah Bang. Sepulang Pak Kapolda, desa kami termasuk lahan yang terbakar  diguyur hujan deras. Saat ini masih deras. Beberapa spot area yang terbakar memang masih berasap,” ujar Sekretaris Desa Gambut Jaya Endrian sekitar pukul 16.00, Sabtu.

Selang dua jam sebelumnya, dari pantauan Media Indonesia, hujan berintensitas sedang juga mengguyur sebagian wilayah Kota Jambi. Terutama di wilayah Kecamatan Palmerah, Kota Jambi.(H-1)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya