Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berpotensi di 13 daerah di Jawa Tengah Jumat (4/7) diminta waspadai bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi di perairan selatan hingga 4 meter berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan air laut pasang (rob) di perairan utara hingga 1 meter berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Pada pagi-siang cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah dan berawan, namun memasuki sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mulai turun di sejumlah daerah tidak merata dan belasan daerah berpotensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang dan sambaran petir hingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Gelombang tinggi di perairan selatan 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang, meskipun di perairan utara ketinggian gelombang 0,5-1,25 meter namun air laut pasang (rob) setinggi 1 meter sehingga diminta warga di sejumlah daerah di Pantura mewaspadai banjir rob.
"Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan banjir rob di Pantura Jawa Tengah sebagai dampak air laut pasang di perairan utara Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini Jumat (4/7).
Menurut Retna Swasti Karini meskipun air laut pasang terjadi pada pukul 14.00-17.00 WIB sedikit menurun dibandingkan sebelumnya, namun banjir rob kembali berpotensi di sejumlah daerah di Pantura seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati yang berdampak terganggunya transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida secara terpisah mengatakan cuaca ekstrem kembali meningkat berpotensi di 13 daerah di Jawa Tengah pada Jumat (4/7) yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Temanggung, Kajen, Pemalang, Slawi dan Salatiga.
Sedangkan hujan ringan-sedang, ungkap Risca Maulida, berpeluang mengguyur sejumlah daerah yakni Banyumas, Mungkid, Boyolali, Ungaran, Kendal, Batang, Brebes, Magelang, Pekalongan dan Tegal, sedangkan daerah lainnya hanya hujan ringan.
Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, lanjut Risca Maulida, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60%-95%. "Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung," tambahnya. (H-1)
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved