Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menjalani puncak haji di Arafah, sebagian jemaah haji Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang (UPG) Makassar, merayakan momen bersejarah dengan menggelar tradisi unik yang dikenal dengan nama mappatoppo atau wisuda haji.
Ritus yang sarat makna ini dilaksanakan secara sederhana tetapi penuh hikmat di tenda tempat jemaah menginap, setelah mereka melakukan lempar jumrah aqabah di Mina pada Jumat, 10 Dzulhijjah 1446 H.
Dalam suasana yang penuh kebahagiaan, jemaah ibadah mengenakan pakaian rapi, dengan sebagian di antaranya mengenakan baju putih.
Satu per satu, mereka 'diwisuda' dengan disematkan jilbab atau sorban di kepala, sebagai simbol penghormatan atas gelar “Haji” yang telah sah disandang.
Tradisi ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga merupakan ungkapan syukur dan pengesahan simbolik terhadap gelar haji yang telah diraih.
H Musriadi, Pembimbing Ibadah Kloter 6 UPG, menjelaskan, tradisi ini adalah ungkapan syukur dan wujud kekhusyukan atas nikmat Allah yang telah memperkenankan kita menyelesaikan rangkaian haji dengan selamat.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana haru, diiringi salawat dan doa bersama, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi setiap jemaah haji.
"Mappatoppo juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan di antara jemaah, serta ekspresi suka cita setelah menyelesaikan salah satu rukun Islam yang paling agung," jelas Musriadi.
Wardiah, Ketua Kloter 6 UPG, mengungkapkan kebanggaannya melihat semangat dan kekompakan jemaah. “Mappatoppo ini menjadi simbol bahwa perjuangan spiritual mereka telah mencapai puncaknya. Semoga menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Meski dilaksanakan di tenda yang sederhana, tradisi ini mencerminkan kearifan lokal yang terus dilestarikan oleh masyarakat Bugis-Makassar, bahkan ketika mereka berada ribuan kilometer dari tanah air.
Dengan menjaga keberlangsungan tradisi mappatoppo, diharapkan soliditas antar jemaah semakin kokoh, dan semangat ibadah haji yang penuh berkah dapat dibawa pulang, tidak hanya dalam bentuk gelar, tetapi juga dalam perilaku dan keteladanan sebagai insan yang telah menunaikan ibadah haji.
Tradisi ini, lebih dari sekadar ritual, adalah sebuah perjalanan spiritual yang mengikat hati dan jiwa jemaah haji, menjadikan mereka bagian dari sejarah dan budaya yang kaya, serta meneguhkan komitmen mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tanah air. (H-3)
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih berada di jalur yang tepat.
Kiat aman menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah lancar, sesuai anjuran dokter spesialis.
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan adanya peningkatan layanan bagi jemaah haji di khususnya saat layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada pelaksanaan haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Kemenhaj resmi memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler Tahap II untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pembagian syarikah dilakukan berdasarkan embarkasi guna memastikan layanan jemaah lebih terfokus dan terkoordinasi.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved