Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiga rumah di Kota Samarinda tertimbun longsor, Senin (12/5). Diperkirakan sebanyak empat orang terjebak di dalamnya. Tanah longsor terjadi karena hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur pada Senin, sejak pukul 05.15 WITA hingga 07.25 WITA.
"Longsor terjadi di Jalan Belimau Raya RT 22. Berdasarkan informasi awal yang kami terima, ada tiga rumah tertimbun material longsor. Kami juga mendapatkan informasi kemungkinan ada warga yang berada di dalam rumah saat kejadian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso di Samarinda, Senin.
Saat ini, tim BPBD Kota Samarinda diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, terutama di lokasi bencana alam tersebut.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, termasuk aparat kepolisian dan relawan, untuk segera melakukan upaya pencarian dan pertolongan di lokasi longsor Jalan Belimau Raya RT 22. Kami mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi untuk berhati-hati dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan," tuturnya.
Selain memicu longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir di 21 titik. Berdasarkan pantauan tim BPBD di lapangan, genangan berkisar 30 hingga 100 sentimeter.
"Hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut mengakibatkan peningkatan volume air di berbagai drainase dan sungai di Samarinda. Akibatnya, sejumlah ruas jalan utama dan pemukiman warga terdampak luapan air," imbuh Suwarso.
Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat atau mengalami kejadian yang berpotensi menimbulkan bahaya.
"Kami terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat," tandasnya. (Ant/E-3)
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam menyebabkan kolam ikan longsor menimpa rumah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Hujan dengan intensitas lebat juga diduga menyebabkan tanah longsor menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved