Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendata sebanyak 1.356 jiwa terdampak banjir yang terjadi sejumlah titik di Kota Pangkalpinang belum lama ini.
Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa mengatakan hujan lebat ditambah dengan pasang air laut pada Senin (21/4) dan Selasa (22/4) lalu menyebabkan banjir di sejumlah lokasi.
"Yang terdata genangan air itu terjadi di 12 kelurahan, rata-rata ketinggian air 40 hingga 60 sentimeter," kata Mikron, Rabu (23/4).
Menurutnya, dari 12 kelurahan tersebut, jumlah rumah yang tergenang air sebanyak 452 rumah, dengan 1.356 jiwa terdampak.
"Data kami yang masuk untuk jumlah masyarakat terdampak banjir sebanyak 1.356 jiwa," ujarnya.
Untuk membantu masyarakat pihaknya bersama BPBD Kota Pangkalpinang sudah mendirikan tenda pengungsian dan membantu menyedot air dengan mesin di rumah-rumah warga.
Selain itu, lanjutnya, mereka juga memasang tanggul pecahan air, untuk mengantisipasi luapan air sungai di sejumlah titik.
"Saat ini masyarakat yang mengungsi sudah kembali kerumah masing-masing untuk bersih-bersih," ungkap dia.
Kendati kondisi air sudah surut, kata Mikron, pihaknya tetap mengimbau masyarakat tetap waspada. Sebab, sejumlah wilayah di Babel masih berpotensi di landa hujan baik intensitas ringan, sedang hingga lebat.
Ia menambahkan sudah ada bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir seperti dari PMI dan lainya. (RF/E-4)
Banyak warga kehilangan tempat tinggal, sumber mata pencaharian, serta harus memulai kembali kehidupan mereka dari awal.
pemerintah diminta menerima bantuan beras 30 ton dari Uni Emirat Arab (UEA) yang ternyata berasal dari Bulan Sabit Merah (Red Crescent)
Kemenag bersama relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) terus berupaya menyalurkan bantuan hingga ke wilayah-wilayah terisolir akibat banjir di Aceh.
BPBD bersama unsur TNI, Polri dan relawan terus melakukan asesmen serta penyisiran ke wilayah terdampak banjir Cirebon.
Dia mengakui, apa yang dilakukan komunitasnya mungkin tampak kecil.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa bantuan Rp60 juta per rumah dinilai cukup untuk membangun kembali hunian warga yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved