Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Imigrasi Kelas I Batam memperketat pengawasan terhadap lalu lintas orang di pelabuhan internasional baru, Ferry Internasional Gold Coast, Bengkong, Batam. Langkah ini sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menekan angka Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan pekerja migran non-prosedural.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Batam, Hajar Aswad, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap penumpang yang terindikasi melakukan pelanggaran.
“Kami memfilteris jadi yang benar tetap berangkat, yang salah kita tolak, kita tunda,” katanya Ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (15/4).
Menurut dia, proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Menurutnya, pengawasan yang ketat telah membuahkan hasil nyata. Sepanjang tahun 2024, pihaknya menunda keberangkatan sekitar 3.000 calon penumpang yang terindikasi terlibat dalam TPPO atau Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Tren ini berlanjut pada awal 2025. Dari Januari hingga Maret, tercatat 1.611 calon penumpang juga ditunda keberangkatannya.
“Banyak yang bilang ingin liburan ke Johor Bahru atau Singapura, tapi dari hasil profiling, ada indikasi kuat. Itu membuktikan pengawasan kita efektif,” ujarnya.
Imigrasi Batam juga memperkuat sinergi dengan berbagai instansi, termasuk Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). Menurut dia, keterbukaan antarinstansi sangat penting untuk efektivitas pengawasan.
Di tengah ketatnya pengawasan, beberapa calon penumpang menyatakan dukungannya terhadap langkah Imigrasi. Salah satunya, Rini, 29, warga Tanjung Piayu, yang hendak menyeberang ke Johor Bahru untuk urusan keluarga.
“Tadi sempat dicek detail, tapi saya rasa itu wajar. Selama kita lengkap dan jujur, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya.
Senada, Rizky, 33, calon penumpang lainnya yang hendak bekerja di Malaysia dengan visa resmi, mengaku lebih tenang dengan adanya pengawasan ketat.
“Saya bawa dokumen lengkap, jadi lebih percaya diri. Sekaligus kita tahu bahwa petugas benar-benar serius membedakan mana yang legal dan mana yang tidak,” ujarnya. (H-1)
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
WINRÂ resmi menggandeng Artotel Group untuk mengelola tiga proyek hotel di Kota Batam. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Perseroan
Puluhan anak pengungsi luar negeri tetap memperoleh akses pendidikan selama tinggal di Kota Batam.
Sepanjang triwulan IV 2025, hipertensi tercatat sebagai penyakit terbanyak yang ditangani fasilitas kesehatan, dengan mayoritas penderitanya merupakan perempuan.
Sejumlah warga mengeluhkan demam yang disertai pegal, nyeri pada persendian, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh.
Sebagai kota industri dan perdagangan internasional, Batam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi kurs, terutama Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Amerika Serikat (USD).
Pengembangan jaringan gas dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam Program Prioritas Nasional untuk memperkuat kemandirian energi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved