Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Pemkot Padang untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025.
"Kami telah melakukan dua kali rapat TPID dan melaksanakan operasi pasar murah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan. Alhamdulillah, langkah ini berdampak positif, terbukti dengan adanya deflasi sebesar 0,20% pada Februari 2025 dibandingkan bulan sebelumnya," ungkap Maigus Nasir saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatra Barat di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, kemarin.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa deflasi tahun kalender (Y-to-D) tercatat sebesar 0,48%, sementara deflasi tahunan (Y-on-Y) mencapai 0,19%.
Meskipun kondisi inflasi saat ini relatif terkendali, Maigus Nasir tetap mengharapkan dukungan dari Pemprov Sumbar agar tidak terjadi praktik penimbunan bahan kebutuhan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga.
"Kota Padang memiliki peran besar dalam perekonomian Sumatra Barat. Secara kontribusi, perekonomian Padang setara dengan tujuh kabupaten/kota lainnya di Sumbar. Oleh karena itu, dukungan dari Pemprov sangat dibutuhkan agar inflasi tetap stabil," ujar Wawako.
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh kepala daerah dalam menjaga stabilitas inflasi di Sumbar. Ia mengapresiasi kinerja TPID, yang berhasil menempatkan Sumbar sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah kelima di Indonesia pada tahun 2024.
"Keberhasilan pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha. Kita harus memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan harga tetap terkendali," kata Mahyeldi.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bulog Sumbar, R. Dharma Wijaya, memastikan bahwa stok beras dan bahan pokok lainnya di Sumbar dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri.
"Saat ini, cadangan beras Public Service Obligation (PSO) mencapai 17.649 ton yang tersebar di berbagai kantor cabang dan gudang Bulog di Sumbar. Selain itu, kami juga memiliki stok komoditas komersial, seperti 371 ton beras, 49 ton gula, dan 83 ton minyak goreng," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Bulog terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran distribusi pangan, terutama dalam mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang HBKN.
Dengan adanya langkah-langkah strategis yang telah disusun melalui HLM TPID ini, diharapkan inflasi di Sumbar dapat terus dikendalikan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. (H-1)
KONDISI cuaca diwaspadai jadi faktor utama berfluktuasinya harga pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggencarkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan selama Ramadan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
TIM Pengendalian Inflasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (TPID DIY) memantau harga dan stok pangan dengan langsung meninjau ke lapangan.
Satgas Pangan dan Bapanas Perketat Pengawasan Minyak Goreng hingga Beras
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved