Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT bulan puasa dan lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyelenggarakan pasar murah guna mengendalikan harga kebutuhan pokok yang cenderung melonjak setiap tahunnya. Pasar murah digelar dari 28 Februari-20 Maret 2025 dengan menggandeng Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan Bulog.
“Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp57.500 per 5 kg, serta Minyakita seharga Rp15.500 per liter. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp65.500 untuk beras SPHP dan Rp17.500 untuk Minyakita, sehingga masyarakat dapat menghemat Rp10.000 per paket,” kata Kabag Perekonomian Setdakab Dairi, Lipinus Sembiring, Rabu, (5/3/2024).
Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat dalam upaya menekan laju inflasi yang berpotensi membebani perekonomian masyarakat.
Masyarakat pun antusias menyambut pasar murah ini karena memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dan Idulfitri. (H-1)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa aktivitas masyarakat selama Ramadan kerap meningkat.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Penyaluran paket OPM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok termasuk cabai menjelang hari besar keagamaan.
Satgas Pangan Polri melakukan pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel di
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Ajbar Abdul Kadir mendukung langkah Presiden RI Prabowo Subianto memastikan tidak terjadi lonjakan harga pangan di awal bulan Ramadan.
Jumlah pengunjung di pasar tradisional ini melonjak dua kali lipat dibandingkan hari biasanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved