Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berpotensi merata terjadi di 24 daerah di Jawa Tengah Selasa (25/4), diminta warga berada di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, Jawa Tengah bagian timur dan selatan untuk waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi dan banjir air laut pasang (rob) di Pantura Jawa Tengah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di sebagian besar daerah di Jawa Tengah, sehingga diminta warga untuk mewapadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir.
Selain itu juga air laut pasang (rob) diperkirakan kembali terjadi di perairan utara dengan ketinggian sekitar satu meter pada pukul 17.00-20.00 WIB, sehingga diminta warga berada di pesisir untuk waspada karena dapat berdampak kembali terjadinya bencana banjir rob di sejumlah daerah di Pantura seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak dan Jepara.
"Banjir Rob berpotensi mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila. Selasa (25/2).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Noor Jannah Indriyani secara terpisah mengatakan selain ancaman bencana bencana banjir rob di Pantura Jawa Tengah, ancaman bencana hidrometeorologi juga masih cukup tinggi karena cuaca ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. "Kami minta warga di daerah tersebut newaspadai hal ini," imbuhnya.
Pada pagi cuaca pada umumnya berawan, lanjut Noor Jannah Indriyani, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan dengan intensitas ringan-sedang berpeluang mengguyur seluruh daerah di Jawa Tengah dengan waktu bervariasi, sebagian besar daerah diantaranya mengalami hujan sedang hingga lebat bahkan dapat berubah menjadi ekstrem.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem, ungkap Noor Jannah Indriyani, yakni Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Rembang, Temanggung, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Sedangkan daerah lain seperti Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Semarang, Pekalongan dan Tegal berpeluang hujan ringan-sedang," ujar Noor Jannah Indriyani.
Angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam, menurut Noor Jannah Indriyani, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,1-0,5 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter. (H-2)
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pembangunan struktur fisik semata tidak akan cukup apabila tidak dibarengi dengan pengelolaan kawasan dan tata ruang pesisir yang adaptif.
BANJIR rob yang terjadi di kawasan Sayung Kabupaten Demak masih terus berlangsung. Banjir rob yang sudah berlangsung sejak 1990 ini dapat ditangani cepat hanya dengan pembangunan tanggul laut.
Banjir air laut pasang (rob) kembali merendam di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati dengan ketinggian 20-100 centimeter.
BMKG mengingatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung di sejumlah daerah di Jawa Tengah
Sebagian besar kendaraan roda dua memilih melintasi tanggul sungai untuk menghindari banjir rob dan mogok, sedangkan kendaraan berukuran kecil melintas di jalur alternatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved