Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 15 rumah terdampak dan sejumlah bangunan rusak akibat banjir bandang yang terjadi di Desa/Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (4/1) malam. Banjir juga mengakibatkan jalan terendam dengan campuran lumpur sepanjang 450 meter.
Rumah warga yang terdampak banjir bercampur lumpur berada di Dusun Purboyo Mayang Sekar, Desa Rengel. Tak hanya itu, banjir juga merobohkan tembok belakang SMPN 1 Rengel sepanjang 6 meter.
Banjir di jalan utama antar kabupaten di depan Pasar Rengel mencapai ketinggian 20cm- 35 cm. Sementara di jalan poros desa, genangan lumpur mencapai sekitar 300 meter dengan ketinggian antara 10-20 cm.
BPBD bersama aparat terkait kemudian berupaya membersihkan material yang tertinggal akibat terjangan banjir bandang tersebut. Banjir bandang Rengal ini membuat warga panik. Pasalnya, aliran air dari kawasan perbukitan sangat deras hingga mengakibatkan tembok pembatas bangunan tower jebol. Banjir yang turun seperti air bah itu juga telah merobohkan tembok pembatas kali dengan pemukiman warga.
"Kami sangat kuatir karena air sangar deras meluncur dari atas," ungkap Sunarti, 40, warga setempat, Minggu (5/1). Ia menambahkan bahwa banjir bandang kali ini juga membawa serta material lumpur.
Sejumlah warga mengatakan, banjir bandang itu dipicu akibat pembalakan liar di hutan di wilayah Kecamatan Grabagan, Rengel hingga Semanding sejak belasan tahun lalu. "Sudah sejak belasan tahun lalu hutan di kawasan Grabagan, Rengel hingga Semanding rusak akibat pembalakan liar. Akibatnya ya gini, banjir bandang," ungkap Mujianto, 47, warga lainnya.
Kalaksa BPBD Tuban Sudarmaji mengungkapkan, banjir bandang yang terjadi pada Sabtu petang hingga malam. Menurut dia, banjir bandang itu terjadi setelah adanya hujan deras sejak pukul 16.00 Wib.
Ia menjelaskan, banjir disinyalir akibat banjir kiriman dari Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Rengel turun ke hutan Dusun Jati Kecil, Desa Rengel. Kondisi tersebut mengakibatkan banjir meluber ke jalan, pemukiman, sekolahan dan kawasan di sekitar Pasar Rengel. (M-1)
Pembalakan liar di kawasan konservasi adalah kejahatan serius yang merusak tata niaga kayu nasional.
BERKAS Perkara penyidikan kasus pembalakan liar di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Pelalawan pada 2 Maret 2026.
BALAI Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara telah melakukan penyerahan tersangka SB dan barang bukti perkara illegal logging di Taman Nasional Baluran.
Meskipun teknologi DNA telah menjadi standar global dalam forensik kehutanan, penerapannya di Indonesia hingga kini masih tergolong terbatas.
DM ditangkap saat tengah mengolah kayu menggunakan mesin chainsaw di Resort Air Sawan, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, pada 21 Januari 2026.
SERUAN penetapan banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi bencana nasional masih terus digelorakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved