Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TEPAT di hari peringatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sorong, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk melakukan uji coba pemberian makanan sehat dan bergizi kepada Siswa SD Inpres 17, bertempat di SDN 17 Kabupaten Sorong, Jumat, (22/11).
Wamendagri dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Indonesia sangat menyadari telah membangun semua aspek tetapi bahwa yang belum terbangun secara utuh adalah aspek sumber daya manusia. Oleh sebab itu program makan bergizi gratis (MBG) merupakan salah satu program Unggulan Prabowo-Gibran dengan sasarannya anak sekolah di wilayah terluar, terjauh dan tertinggal (3T) dengan alokasi anggaran Rp71 triliun di 2025.
Dia mengatakantentunya program ini nanti akan dievaluasi setiap tahun dengan melihat progres minat belajar dan tumbuh kembang anak, serta kesehatannya. "Aspek SDM merupakan peran yang sangat strategis untuk keberlanjutan Indonesia ke depan," terang mantan Penjabat Gubernur Papua Tengah itu
Turut hadir pula dalam kesempatan itu, penjabat gubernur Papua Barat Daya, penjabat bupati Sorong, penjabat wali kota Sorong, Penjabat sekda provinsi PBD, dan sejumlah stakeholder lainnya. (N-2).
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Yayasan Padepokan Pandan Ireng secara resmi mulai mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved