Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, sinergi dan kolaborasi semua pihak menjadi kata kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan, baik secara nasional maupun daerah. Pemerintah Provinsi Banten terus perkuat sinergi dan kolaborasi dalam wujudkan ketahanan pangan.
Demikian hal itu disampaikan Al Muktabar usai mengikuti Tanam Jagung bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto serta tamu undangan yang lainnya di Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Mukti, Desa Bulakan, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Rabu (20/11/2024).
Diketahui, kegiatan tanam jagung tersebut juga diiringi dengan Launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan secara virtual oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
"Hari ini momentum kita dengan dihadiri Pak Mentan, Pak Mendes dan tadi juga Kapolri bersama Panglima launching gugus tugas Polri serta melakukan tanam bersama seluruh Indonesia," ungkap Al Muktabar.
"Ini (kegiatan tanam bersama, red) merupakan sebuah langkah kita dalam mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wapres, untuk keberlanjutan hal itu tentunya terdapat beberapa hal yang harus kita wujudkan bersama-sama utamanya bagi para petani," sambungnya.
Lebih lanjut, Al Muktabar mengatakan, pihaknya bersama Forkopimda terus berupaya dalam mengawal ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Tidak hanya itu, kata Al Muktabar, Pemprov Banten telah bergerak bersama dengan PKK dan Posyandu terkait dengan gerakan menanam dipekarangan rumah. Bahkan mengajak para siswa untuk memanfaatkan lahan pekarangan sekolah untuk ditanami.
"Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan bersama-sama," katanya.
Selanjutnya, Al Muktabar juga menuturkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, dibutuhkannya penguatan di lahan-lahan komoditi pangan yang telah tersedia. Melalui peningkatan manajemen tata kelola serta memperkuat sarana dan prasarana produksinya.
"Kita terus akan memperkuat kolaborasi itu, karena Pak Mentan, Pak Mendes dan Pak Mendagri mengarahkan hal ini dan kita akan fokus," jelasnya.
Sementara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan launching Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan sebuah momentum untuk mencapai swasembada pangan
"Ini adalah hari yang baik dan momentum yang baik untuk kebangkitan pangan, sebagai arahan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada pangan," ujarnya.
Di tempat yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto menuturkan desa harus menjadi bagian dalam mendukung ketahanan pangan, baik di daerah maupun secara nasional.
"Saya tidak mau desa itu jadi penonton termasuk desa yang ada di Banten, potensinya sangat luar biasa. Maka kalau ada dana dan manusianya tinggal pendampingan sama pengawasannya. Saya minta TNI dan Polri itu langsung mendampingi Kepala Desa," ujarnya.
"Kepala Desa harus serius, ini kita didukung TNI dan Polri. Maka percepatan swasembada pangan Kementan dan Kemendes sangat luar biasa atas arahan Bapak Presiden untuk kita memadukan antara swasembada pangan dengan menyukseskan makan bergizi," pungkasnya. (Adv)
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, hadir pada pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan
Penghargaan diserahkan Pj Gubernur Banten Al Muktabar dan diterima langsung oleh Wali Kota Benyamin Davnie di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kamis (16/11).
Program strategis Presiden tidak akan mencapai keberhasilan maksimal tanpa inisiatif personal dari setiap warga negara.
Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan (PSSP).
Penurunan drastis populasi gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang kini berada pada titik kritis di tahun 2026, ternyata berdampak langsung pada ketahanan pangan warga.
TNI adalah tentara rakyat yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, selain menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved