Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Kasegeran, Kecamatan Cilongok, resmi ditetapkan sebagai proyek percontohan Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) pada 2024.
Melalui program ini, perokok diberikan tempat khusus berupa saung atau area merokok di setiap RT dan RW, sehingga mereka tetap dapat merokok tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Peresmian Desa Kasegeran sebagai Kampung Bebas Asap Rokok dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Widyana, dan Kepala Desa Kasegeran, Saefudin, pada Rabu (16/10) di Pendopo Balai Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok.
Kepala Desa Kasegeran, Saefudin, menjelaskan tujuan program Kampung Bebas Asap Rokok bukan untuk melarang warga merokok, tetapi memberikan tempat khusus agar aktivitas merokok tidak mengganggu orang lain.
"Saat ini di Desa Kasegeran, program sudah diterapkan di 8 RT, dan kami telah menyediakan beberapa saung sebagai tempat merokok," ucapnya.
Dengan penerapan konsep ini, diharapkan jumlah perokok berkurang serta kesehatan masyarakat meningkat. Program ini juga bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif asap rokok, terutama bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Pj Bupati Iwanuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini karena mendukung terciptanya budaya hidup sehat dan melindungi anak-anak dari bahaya asap rokok.
"Saya berharap program ini dapat diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Banyumas," ungkap Iwanuddin.
Selain itu, ia berencana mengeluarkan surat edaran ke seluruh kecamatan di Banyumas guna menyosialisasikan program Kampung Bebas Asap Rokok ke desa-desa lainnya.
"Ke depannya, program ini juga perlu dievaluasi untuk menilai efektivitasnya," imbuh Iwan.
Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan tercipta budaya baru di masyarakat, yaitu merokok di tempat yang telah ditentukan, sehingga kesehatan dan kenyamanan warga dapat lebih terjaga.(M-3)
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati atas situasi nasional yang saat ini tengah menghadapi serangkaian musibah
Risiko kelangkaan komoditas strategis di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya berada pada level rendah.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Dikenal dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, kawasan Baturraden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah lama menawarkan beragam destinasi.
Pameran ini adalah ruang yang memperlihatkan bagaimana dua peradaban besar membangun harmoni melalui seni
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved