Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Solok mendirikan posko di lapangan untuk memudahkan operasional penyelamatan, evakuasi korban, serta berkoordinasi di lokasi longsor di areal bekas tambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Irwan Efendi di Solok, Jumat, mengatakan Pemkab Solok telah membuat posko di lapangan untuk memudahkan operasional penyelamatan, evakuasi, serta koordinasi di lapangan.
Selain itu, Pemkab Solok juga telah menyiapkan logistik serta peralatan yang dibutuhkan untuk tindakan penyelamatan dan evakuasi. "Dinas Kesehatan Kabupaten Solok juga telah mengirimkan tujuh unit ambulans ke lokasi untuk membantu evakuasi," ucap dia.
Di samping itu, Forkopimda Kabupaten Solok telah melakukan koordinasi untuk penanggulangan bencana tanah longsor tersebut.
Forkopimda juga menugaskan tim penyelamatan dan evakuasi untuk penanggulangan pertama serta pendataan yang terdiri atas personel Polres Solok, Kodim 0309/Solok, TRC BPBD Kabupaten Solok, Satpol PP Damkar Kabupaten Solok, serta Dinas Kesehatan dengan tenaga kesehatan dari puskesmas terdekat.
"Selain itu, juga terdapat aparat pemerintahan kecamatan dan nagari serta relawan dan masyarakat setempat. Untuk data nama-nama dan status korban belum didapat karena proses evakuasi masih berjalan," ujar dia.
Ia menyebutkan korban terdiri atas masyarakat sekitar lokasi dari nagari-nagari di Kecamatan Hiliran Gumanti dan berasal dari Pekonina Kabupaten Solok Selatan serta masyarakat lainnya.
Musibah longsor tersebut terjadi pada Kamis (26/9) di lubang bekas galian tambang lama di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, karena beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi.
Lokasi musibah tidak dapat diakses oleh kendaraan dan hanya bisa ditempuh jalan kaki selama lebih kurang delapan jam dari pusat nagari atau akses yang bisa ditempuh kendaraan bermotor.
"Lokasi tanah longsor berada pada lubang bekas galian tambang lama yang sudah ditinggalkan oleh penambang terdahulu," katanya.
Korban longsor tersebut terdiri atas masyarakat yang melakukan aktivitas pendulangan emas secara manual. Jumlah yang terjebak diduga sebanyak 25 orang.
Masyarakat di sekitar lokasi longsor dan aparat pemerintahan nagari mulai melakukan evakuasi dan penyelamatan pada Jumat (27/9) mulai pukul 03.00 WIB dengan peralatan seadanya. Ditambah lagi kondisi lapangan di hutan dan tidak ada sinyal seluler.
Dari proses evakuasi dan penyelamatan secara manual telah ditemukan 15 korban meninggal. Empat korban meninggal telah dievakuasi dari lokasi, sementara 11 korban meninggal lainnya masih di lokasi. Selain korban meninggal, juga sudah dievakuasi tiga korban luka berat. (Ant/N-2)
Penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara, dipercepat agar akses masyarakat tetap aman dan lancar menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Peninjauan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami longsor, yang diperbaiki melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta percepatan penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Mengulas rekam jejak kelalaian TPST Bantargebang sejak 2003 hingga tragedi landasan amblas Januari 2026 dan longsor maut Maret 2026 yang menewaskan 7 orang.
Upaya pencarian korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, masih terus berlangsung.
Gubernur Pramono Anung ungkap dampak serius penutupan Zona 4A Bantargebang bagi Jakarta. Simak langkah mitigasi hadapi 8.000 ton sampah harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved