Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Batam mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan dalam sektor pariwisata, yang ditandai dengan peningkatan tingkat hunian hotel dan kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, melaporkan bahwa tingkat hunian hotel di Batam hampir mencapai 100% pada akhir pekan, sementara pada hari kerja berkisar antara 60-70%.
"Kami melihat tren positif yang konsisten dalam sektor pariwisata Batam. Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari okupansi hotel, tetapi juga dari bertambahnya jumlah wisatawan yang mengunjungi berbagai atraksi wisata di kota ini," kata dia, Selasa (3/9).
Baca juga : Kebakaran Hebat Landa Kawasan Wisata Ocarina Batam
Dalam periode Januari hingga Juli 2024, Batam telah menyumbang sekitar 600.000 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari total 700.000 kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ardiwinata menegaskan bahwa Batam menjadi kontributor terbesar wisatawan mancanegara di Kepri, dengan mayoritas pengunjung berasal dari Singapura dan Malaysia.
Infrastruktur pariwisata Batam juga terus berkembang, dengan 278 hotel dan hampir 3.500 restoran yang beroperasi saat ini. Selain itu, Batam telah merencanakan sekitar 280 event sepanjang tahun ini, mencakup pagelaran budaya, alam, dan bazar.
Pertumbuhan sektor pariwisata ini tecermin pula dalam data aktivitas penumpang di Terminal Ferry. Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, melaporkan bahwa total penumpang yang berangkat dan tiba di Batam mencapai 4,2 juta orang pada semester I pada 2024, meningkat 6% dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Baca juga : Japan Travel Fair 2024 Permudah Wisata ke Jepang
"Peningkatan jumlah penumpang di terminal ferry kami menunjukkan bahwa Batam semakin diminati sebagai destinasi wisata. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan untuk mengakomodasi pertumbuhan ini," ujarnya Dendi.
Rinciannya, Terminal Ferry Domestik mencatat sekitar 1,9 juta penumpang, dan Terminal Ferry Internasional mencatat hampir 2,3 juta penumpang. Dari jumlah tersebut, 1,75 juta penumpang berangkat dan datang tujuan Singapura, serta 550 ribu orang tujuan Malaysia.
Dengan berbagai pencapaian ini, Batam terus memperkuat posisinya sebagai destinasi utama wisata di Kepri, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. (N-2)
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Berdasarkan data sementara Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah per 28 Desember 2025, tercatat sebanyak 431.754 wisatawan berkunjung ke Semarang.
Kampung Buricak Burinong merupakan salah satu kawasan awal pengembangan desa wisata di Sumedang yang dulu dibangun secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved