Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Kalimantan Selatan mengakibatkan sebuah kapal pencari ikan (Balapan) tenggelam. Peristiwa nahas itu ini menyebabkan seorang nelayan bernama Idris, warga Desa Simpang Warga Luar RT 02, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, hilang.
"Berdasarkan informasi yang kami terima peristiwa, ada kapal balapan tenggelam di perairan Taboneo. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (11/8) malam pukul 20.00 Wita," ungkap Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin, Putu Sudayana, Selasa (13/8).
Kapal nelayan tersebut diawaki dua orang yaitu Majid dan Idris. Majid berhasil selamat setelah mendapat pertolongan kapal nelayan lainnya. Namun Idris tenggelam dan sampai saat ini belum ditemukan.
Baca juga : Gelombang 6 Meter, Ratusan Nelayan tidak Melaut
Putu mengatakan pihaknya telah menerjunkan satu tim ke lokasi kejadian pada titik terakhir kapal tenggelam.
"Hingga saat ini Tim SAR terus mengupayakan pencarian korban, dengan memaksimalkan alat yang ada. Semoga korban dapat segera ditemukan," tuturnya.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, tinggi gelombang di perairan Kalsel dan laut Jawa mencapai 2,5 meter. BMKG telah memberikan peringatan waspada pelayaran bagi kapal-kapal nelayan, tongkang dan ferry. (Z-11)
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terdampar di Sri Lanka setelah perahu motor yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin.
Nelayan di Poncosari, Bantul mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) gagasan Presiden Prabowo.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved