Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik UGM, Mada Sukmajati menilai keputusan mundur Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar sangat mengejutkan.
"Itu keputusan mendadak dan keputusan yang sangat mengejutkan banyak orang," kata dia
Ia menyebut, kalau kita bicara ke konflik internal di partai-partai politik di Indonesia, hal itu sebenarnya bukan hal yang baru. "Golkar pascaSoeharto memang diwarnai fiksi internal dan itu kemudian yang membuat pengelolaan Golkar di periode reformasi sekarang ini berbeda dengan Orde Baru," terang dia.
Baca juga : Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, PKB: Kami Insya Allah Aman-Aman Saja
Salah satu perbedaan mendasarnya adalah periode reformasi ini Golkar itu sudah memiliki banyak faksi yang kekuatannya berimbang. Jadi ada istilahnya balance of power di antara faksi-faksi dalam Partai Golkar "Inilah kita tidak tahu dengan pasca keputusan Airlangga ini model pengorganisasian Partai Golkar kemudian akan kembali lagi ke periode orde baru yaitu ke sentralistik," ujar Mada.
Ia menyebut, ketika sentralistik, peranan ketua umum itu menjadi sangat kuat sehingga tidak memberi ruang bagi perbedaan kelompok. "Kalau itu yang terjadi Saya kira itu mungkin menjadi titik balik Golkar," kata dia.
Menurut Mada, Golkar yang sekarang itu sebenarnya sudah baik kalau dilihat dari capaian kinerja elektoralnya. "Sudah bisa dibuktikan kan 2004 Golkar itu menjadi partai pemenang di 2009 dia juga menjadi salah satu partai besar bahkan sampai yang 2024 sekarang," terang dia
Mada menilai setelah pengunduran diri Airlangga masih akan menimbulkan dinamika internal Golkar. Menurut dia, di dalam Golkar pasti merespons situasi ini nanti akan ada pemilihan ketua sementara.
Menurut dia, situasi ini bisa mengundang kekuatan-kekuatan di luar Golkar untuk kemudian menjadi bagian dari pertarungan untuk memperebutkan jabatan pengurus sementara itu. "Saya kira ada kekuatan besar atau paling gak dorongan yang besar ya terhadap keputusan mundurnya Airlangga," kata dia. (N-2)
Jamiluddin menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat dengan bersikap tegas terhadap usulan tersebut.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
usulan pembentukan koalisi permanen dalam Rapimnas I Partai Golkar perlu dicermati secara serius agar tidak mengancam fungsi demokrasi di parlemen
Arah pembangunan ke depan harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.
Gagasan koalisi permanen ini merupakan transformasi pola kerja sama politik.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mencopot Musa Rajekshah (Ijeck) dari jabatan Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved