Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengalami gejala demam dan gangguan pernapasan menyusul kematian unggas mendadak di Desa Jetis, Kecamatan Delanggu, Klaten. Berdasarkan laporan dari Puskesmas Delanggu pada 8 Juli 2024 bahwa di Desa Jetis terjadi kematian unggas mendadak.
Hasil rapid test yang dilakukan Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Klaten, menunjukkan virus influenza A (H5N1) positif. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Hanung Sasmito Wibowo, mengatakan Bidang Peternakan (drh Ely) membenarkan bahwa telah terjadi kematian unggas mendadak dengan hasil rapid test H5N1 positif.
"Selanjutnya, sampel unggas yang mati mendadak di Desa Jetis, Delanggu, itu dikirim ke Balai Veteriner Wates, DI Yogyakarta, untuk mengetahui clade virus tersebut," jelasnya saat dikonfirmasi Media Indonesia, Rabu (17/7).
Baca juga : Serangan DBD di Klaten belum Surut, 31 Orang Meninggal
Hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Delanggu, 8-10 Juli 2024, diketahui terdapat empat warga yang kontak secara langsung dan tidak langsung mengalami gejala seperti batuk pilek dan demam.
Kemudian, keempat warga itu dilakukan pengambilan darah serta swab nasofaring dan orofaring. Sampel pemeriksaan darah dikirim ke Balai Besar Labkesmas Yogyakarta. Adapun hasil pemeriksaan saat ini masih menunggu.
Menurut Hanung, Dinas Kesehatan sudah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar lokasi kejadian unggas mati mendadak tentang gejala, penularan, dan pencegahan penyebaran virus influenza A atau H5N1. Selain itu, melakukan pemantauan warga di lokasi kejadian selama 21 hari terhitung dari unggas terakhir mati pada 12 Juli 2024.
"Berdasarkan laporan, unggas terakhir mati itu dengan hasil rapid test positif H5N1. Karena itu, untuk pencegahan warga diimbau agar melapor jika mengalami gejala demam dan gangguan pernapasan," ujarnya. (Z-2)
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved