Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG diduga dalam gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di ruang unit gawat darurat (UGD) rumah sakit umum di Kota Semarang, Jawa Tengah. Polisi tidak bisa menindak secara hukum. Namun pihak keluarga pelaku akan mengganti rugi kerusakan yang ditimbulkan.
Rumah sakit umum itu terletak di Jalan Dr Cipto, Kota Semarang. Selain mengancam para perawat, pelaku juga merusak kaca di ruang tersebut.
"Mana dokternya? Mana dokternya?" kata seorang saksi yang enggan disebutkan namanya sambil memperagakan gerakan pelaku yang mengayun-ayunkan parang hingga membuat petugas medis ketakutan.
Baca juga : Jangkau Masyarakat Semarang, Vena Wasir Center Kini Hadir di RS Telogorejo
Namun aksi pelaku dapat dihalau oleh seorang bertubuh gempal. Pelaku kemudian pergi meninggalkan rumah sakit tersebut. Namun atas kelakuan tersebut hingga kini menjadi perbincangan hangat, baik secara daring maupun luring, karena ada yang merekam tindakan pelaku.
Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Semarang Timur Inspektur Bonawi membenarkan kejadian tersebut. Namun kepolisian tidak dapat melanjutkan mengusut dan memproses secara hukum, karena diketahui pelaku ODGJ.
"Pelaku ada gangguan jiwa. Ada bukti berobat di Rumah Sakit Jiwa Pedurungan," tambahnya.
Pelaku diketahui, Andre Pamungkas, warga Sawah Besar, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, lanjut Bonawi, diketahui merupakan ODGJ. Awalnya ia datang sekitar pukul 05.00 WIB ke rumah sakit itu.
Ketika dihentikan petugas keamanan, ia mengaku mau minta obat. Kemudian pelaku langsung menyelonong dan mengamuk. "Namun pihak keluarga pelaku bersedia mengganti kerugian akibat pengerusakan yang dilakukan," ujar Bonawi. (Z-2)
Pelaku mengamuk menggunakan parang dan melukai enam orang, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia serta lainnya harus menjalani perawatan medis.
Polsek Cibatu mengamankan seorang ODGJ yang meresahkan pemudik di jalur Bandung-Tasikmalaya, Garut. Simak kronologi dan imbauan polisi di sini.
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kala kesibukan kota berlangsung penuh dinamis di sepanjang Senin (22/12), Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo menjadi saksi bisu momen haru dan hangat pada peringatan Hari Ibu.
Manajemen Griya PMI Solo, memanfaatkan kesempatan untuk mensosialisasikan kebijakan terbaru, bertajuk Terminasi Layanan, bertepatan perayaan Hari Ibu 2025.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengakui kesulitan dalam memberantas TPS liar di wilayahnya.
Tradisi tersebut digelar setiap bulan Syawal sebagai upaya mempromosikan potensi desa wisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengungkap peredaran sabu pada 15 Feb dan 15 Mar 2026, menangkap 2 tersangka serta menyita 7,3 kg sabu dan sejumlah barang bukti.
BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perawatan sejumlah mesin pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagai upaya pengendalian banjir
Berdasarkan data sementara pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved