Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami lima kali letusan dalam rentang sembilan jam sejak Kamis (4/7). Kejadian ini mengakibatkan kawasan sekitar gunung dilanda kepanikan akibat tingginya aktivitas vulkanik yang teramati.
Pantauan udara di Desa Hokeng Jaya, Desa Persiapan Padang Pasir, Desa Dulipali, dan Desa Pululera mengindikasikan erupsi pada sekitar pukul 09.30 WITA.
Abu vulkanik menghujani kawasan ini sejak hari Rabu hingga Kamis dini hari, menimbulkan dampak signifikan terhadap rumah-rumah warga di daerah tersebut.
Baca juga : Gempa Guguran Gunung Lewotobi di NTT Masih Terus Terjadi
Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kecamatan Wulanggitang, berstatus Level III Siaga, menunjukkan aktivitas letusan dengan tinggi kolom abu mencapai antara 400 hingga 900 meter di atas puncak kawah.
Menurut data dari Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, erupsi pertama terjadi pukul 01.01 WITA dengan tinggi abu vulkanik mencapai 900 meter, mengarah ke barat dan barat daya.
Letusan ini memiliki amplitudo maksimum 29,6 dan berlangsung selama 17 menit 57 detik.
Baca juga : 528 Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Dievakuasi Brimob NTT
Erupsi kedua tercatat pada pukul 02.43 WITA dengan tinggi abu mencapai 300 meter di atas puncak kawah. Sementara erupsi ketiga, pada pukul 09.15 WITA, menunjukkan tinggi abu mencapai 700 meter.
Erupsi keempat terjadi pada pukul 09.50 WITA dengan tinggi abu 700 meter di atas puncak, diikuti dengan letusan kelima setelah setengah jam, dimana abu mencapai ketinggian 900 meter ke arah barat daya dan barat.
Warga di Desa Wulanggitang dan Ile Bura dilaporkan terpapar belerang harian dan abu vulkanik yang masuk ke dalam rumah mereka. Sebagian besar warga, terutama yang berprofesi sebagai petani, terpaksa menghentikan aktivitas mereka karena kebun-kebun mereka tertutup abu.
Baca juga : Gunung Lewotobi Kembali Erupsi, 6550 Jiwa Warga Telah Mengungsi
Saat ini, aktivitas di wilayah tersebut terbatas pada rumah masing-masing karena kondisi masih dalam masa erupsi.
Sulastri Rasyid, penjabat Bupati Flores Timur, menyatakan bahwa pemerintah kabupaten sedang mencari lahan untuk persiapan evakuasi warga jika diperlukan.
"Kami sedang mencari lahan untuk membangun rumah apabila diperlukan evakuasi warga," ujar Sulastri.
Penjabat Bupati juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada menghadapi situasi ini. (Z-10)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Peneliti menggunakan perangkat lunak dinamika molekuler untuk mensimulasikan gaya atom dan melacak bagaimana atom dalam lelehan kimberlit bergerak pada kedalaman yang berbeda.
Daftar cincin api dunia dan fakta mengejutkan Kamchatka, kawasan vulkanik paling aktif. Apakah benar Kamchatka yang paling ganas di bumi?
Meteorit Bulan Northwest Africa 16286 berusia 2,35 miliar tahun ungkap aktivitas vulkanik dan panas radioaktif yang bertahan lebih lama dari dugaan ilmuwan.
Studi baru menunjukkan pengawetan ini bukan disebabkan letusan vulkanik, tetapi sedimentasi cepat akibat runtuhnya liang atau kondisi hujan yang menyebabkan pengumpulan sedimen.
Para ilmuwan dari NASA menemukan bukti kuat tentang keberadaan bulan vulkanik yang mungkin mengorbit eksoplanet WASP-49 b, yang terletak 635 tahun cahaya dari Bumi.
Penelitian ungkap adanya gumpalan magma besar di bawah wilayah vulkanik Tharsis di Mars, yang dapat memicu letusan besar dari Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved