Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUTAN Kelas IIB Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali disorot. Setelah kasus pungli terhadap tahanan hingga Rp40 juta per orang, kini muncul kasus baru yakni penganiayaan terhadap tahanan.
Kasus penganiayaan itu dilaporkan ke Ombudsman NTT. Bahkan, Kantor Wilayah Hukum dan HAM NTT telah memanggil Abraham Angga Linho Telaleol, pegawai penganiaya tahanan, untuk diberikan pembinaan.
Kasus itu terungkap setelah dua tahanan kasus dugaan pengeroyokan bernama Janward CH Ndun dan Petrus Anderson Doko ditahan di rutan tersebut sejak 15 Mei 2024. Suatu hari, dua adik perempuan dari tahanan Janward CH Ndun datang ke rutan untuk mengenguk kakaknya.
Baca juga : Polisi Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Gedung Olahraga Kupang
Di sana, Janward bercerita bahwa ia dan temannya sering dianiaya oleh Abraham Angga Linho Telaleol. Akibat penganiyaan itu, tambahnya, dirinya mengalami memar di badan.
"Setiap kali dia (Abraham Angga Linho Telaleol) piket malam atau siang, dia panggil dianiaya dan disiksa," kata Frans Ndun, orangtua Janward CH Ndun, kepada wartawan di Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (20/6).
Selain menganiaya, Abraham juga mengancam akan membakar dua tahanan tersebut. Bahkan, Frans mengaku memiliki rekaman video saat Abraham menyampaikan ancaman kepada anak bersama temannya.
Baca juga : Polisi Tangkap Enam Warga Tiongkok di Teluk Kupang
"Ada videonya di sini. Sebagai orang kecil, saya tidak ada apa-apa. Saya hanya bisa berdoa saja," ujarnya.
Kasus yang membawa Janward CH Ndun dan Petrus Anderson Doko ke tahanan ini lantaran terlibat perkelahian bersama Abraham di acara pesta, Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang, pada 21 Juli 2023 malam.
Menurut Frans Ndun, kasus berawal dari Abraham mencaci-maki Janward dan Anderson yang membuat keduanya marah dan memukul Abraham. Selanjutnya, keduanya dilaporkan ke pihak berwajib sebagai kasus pengeroyokan dan ditahan.
Kuasa hukum Janward dan Anderson, Mario Kurnia Mega mengatakan, pengeroyokan tersebut sebagai upaya pembelaan diri. "Kami memberikan fakta yang sebenarnya agar putusan yang diberikan adil, tetapi fakta persidangan terungkap klien kami membela diri saat diserang," kata Mario.
Sementara itu, Kasubag Humas Kanwil Hukum dan HAM NTT Dian Lenggu menegaskan pegawai rutan tersebut sudah dipanggil untuk diperiksa. "Kami sudah buat pemeriksaan internal," ujarnya. (Z-2)
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Wakil Duta Besar Gita Kamath bertemu dengan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas kerja sama Australia dengan NTT.
MBG melalui Sentra Pemberdayaan dan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Raja di Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan standar ketat.
Kepala Stasiun Meteorologi El .Tari Kupang, Sti Nenot’ek, mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah.
PADA tahun depan, hasil penjualan 100 koleksi perhiasan Universe akan didonasikan untuk membangun dua sekolah, saluran air bersih, dan program peningkatan gizi anak-anak di NTT.
Program Desa Sejahtera Astra Bajawa, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membina ekosistem kopi artisan dan mendorong tumbuhnya usaha produktif berbasis masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kelas usaha (scaling-up) dan memperluas jaringan pemasaran melalui rantai pasok sektor pariwisata, perhotelan, agribisnis dan perdagangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved