Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEEKOR buaya muara berukuran 1,5 meter ditangkap warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Jumat (7/6). Buaya tersebut ditangkap lantaran muncul saat warga sedang melakukan aktivasi pengerukan alur sungai di tengah kota.
Warga dihebohkan dengan kehadiran buaya di tengah permukiman penduduk Kelurahan Pasir Putih, Pangkalpinang.
Buaya dengan panjang 1,5 meter ini ditangkap karena dikhawatirkan menyerang masyarakat. Maklum, sungai tempat buaya muncul berdampingan langsung dengan permukiman penduduk.
Baca juga : Meresahkan Warga, Buaya Empat Meter di Luwu Timur Dievakuasi
Buaya ditangkap ketika warga sedang melakukan aktivitas pengerukan alur sungai.
Khawatir buaya mati, warga segera menghubungi pihak berwenang. Harapannya, buaya segera dievakuasi ke tempat rehabilitasi.
"Buaya ini akan menjalani proses rehabilitasi di PPS Alobi Foundation, Air Jangkang, Kabupaten Bangka, sebelum dilepaskan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman warga," ujar Endi R Yusuf, Manajer PPS Alobi Foundation. (Z-2)
Jumlah tunggakan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan se-Babel mencapai Rp191 miliar.
Sesi masak pertama dimulai pukul 08.00 untuk porsi kecil yang akan dibagikan pada siswa TK dan SD kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan sesi kedua dimulai pukul 10.00 untuk porsi besar
Tradisi ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga wujud rasa syukur masyarakat atas kelahiran Nabi Muhammad.
Banyaknya titik panas yang selalu terpantu satelit ini disebabkan kondisi cuaca yang begitu panas dan angin kencang.
Salah satu kendala utama dalam mencapai target IDL di Pangkalpinang adalah masih adanya penolakan dari sebagian masyarakat.
Kantor Cabang Pos Pangkalpinang, Kepulauan Riau, menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 untuk 22.555 pekerja di Provinsi Bangka Belitung (Babel).
SEEKOR buaya muara menyerang warga Teluk Bayur, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Buaya sepanjang 3 meter tersebut lalu ditangkap warga. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Tim buser Naga Polres Pangkalpinang mengamankan dua anak di bawah umur yang merupakan anggota geng yang melakukan penyerangan dan perusakan pada 2 Juli lalu.
Sebanyak 400 peserta ambil bagian lomba makan otak-otak ini. Uniknya para peserta mengenakan beragam kostum unik untuk menarik perhatian para juri.
Tahun ini, setidaknya ada 3700 telur ayam yang didirikan ribuan peserta sejak pukul 11.00WIB hingga pukul 13.00WIB. setelah itu telur akan jatuh dan tidak bisa didirikan lagi.
Untuk pemenang lomba makan otak-otak, bakal diambil tiga tercepat total hadiah pemenang hingga Rp3,7 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved