Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ERUPSI terjadi di tiga gunung berapi, Senin (20/5). Ketiganya ialah Gunung Semeru, di Jawa Timur; Gunung Lewotobi Laki-aki di Nusa Tenggara Timur dan Gunung Ibu di Maluku Utara.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 07.49 WIB. Erupsi berlangsung selama 3 menit 52 detik.
"Status Gunung Semeru berada pada level III Siaga. Kami merekomendasikan warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak gunung di sektor tenggara," ungkap Kepala PVMBG Hendra Gunawan, Senin (20/50.
Baca juga : Letusan Gunung Ibu Ciptakan Badai Petir Vulkanik
Sementara di luar wilayah itu, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak gunung, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.
"Ada potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat," tandasnya.
Baca juga : Aktivitas Vulkanis 5 Gunung Berapi Meningkat
Di Gunung Lewotobi Laki-laki, erupsi terjadi pada pukul 09.21 WITA. Erupsi selama 2 menit 32 detik itu menimbulkan kolom abu setinggi 100 meter.
"Gunung Lewotobi Laki-laki berstatus level I Waspada. Warga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi, atau sektorat 3 kilometer arah utara-timur laut dan 5 kilometer sektor timur laut," tambahnya.
Sementara di Gunung Ibu, Hendra menyatakan erupsi terjadi pukul 11.36 WIT. Kolom abu setinggi 5.000 meter, dengan durasi erupsi 2 menit 37 detik.
"Status Gunung Ibu berada pada level IV Awas. Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dengan perluasan sektoral 7 kilometer arah bukaan kawah di bagian utara," tandasnya. (SG/P-5)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
Adapun bandar udara di sekitarnya seperti Bandar Udara Sultan Babullah, Bandar Udara Buli, Bandar Udara Marimoi tidak terdampak erupsi Gunung Ibu dan bandara tetap beroperasi.
BNPB menyebut pemerintah daerah setempat berencana akan memulangkan pengungsi kembali ke rumah masing-masing mulai Rabu (29/1).
PROSES evakuasi yang masih terus berlangsung membuat jumlah warga yang mengungsi dari zona bahaya Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara bertambah menjadi 664 jiwa
BNPB melaporkan pemutahiran erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat. Gunung Ibu teramati masih terus erupsi dengan variasi ketinggian kolom 400 sampai 1.500 meter
SELURUH warga dari enam Desa di Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara akan dievakuasi menyusul adanya peningkatan erupsi Gunung Ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved